Keponakan Egianus Kogoya Tewas dalam Kontak Tembak, Terungkap Keterlibatan KKB dalam Peredaran Ganja di Papua
INAPOS, JAKARTA.- Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang diketahui merupakan keponakan dari pimpinan KKB wilayah Nduga, Egianus Kogoya, tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2025.
Peristiwa ini terjadi di Kampung Pugima, Distrik Welalegama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan beberapa waktu lalu.
Korban yang tewas diketahui bernama Pionus Gwijangge alias Perampok Gwijangge.
Menurut Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., korban terkena tembakan di bagian dada kanan sebelum akhirnya jatuh ke jurang dan meninggal dunia.
“Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Wamena menggunakan ambulans, kemudian dibawa ke Sinakma dan selanjutnya ke Kompleks Woken di Kampung Sapalek, Distrik Papua,” jelas Brigjen Faizal dalam keterangan resminya yang diterima Inapos pada Kamis (13/6/25).
Egianus Kogoya disebut telah mengakui bahwa dua anggotanya hilang dalam kontak tembak tersebut. Selain Pionus Gwijangge yang telah teridentifikasi, satu anggota lainnya masih dalam pencarian dan diduga mengalami patah kaki.
Dari lokasi kejadian, aparat berhasil mengamankan dua ons ganja yang diduga kuat milik Egianus Kogoya. Tidak hanya itu, dari hasil pemeriksaan handphone Egianus yang telah diamankan sebelumnya, ditemukan dokumentasi berupa foto dan video dirinya berada di kebun ganja milik kelompoknya di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo. Kebun tersebut diduga menjadi sumber pendanaan kelompok KKB, termasuk untuk pembelian senjata.
Hasil uji dari Laboratorium Forensik Polda Papua terhadap barang bukti mengungkapkan bahwa satu bungkus plastik klip besar berisi daun, biji, dan batang kering ganja seberat 216,59 gram merupakan milik Pionus Gwijangge.
“Telah diketahui bahwa selain sebagai pimpinan kelompok KKB, Egianus Kogoya juga terlibat aktif dalam penanaman dan penjualan ganja guna membiayai kegiatan kelompok serta pembelian persenjataan,” ungkap Brigjen Faizal.
Selain itu, dari lokasi lain di Kampung Maima, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, tim kembali menemukan 25 butir amunisi kaliber 9 mm yang diduga milik kelompok KKB.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., mengimbau masyarakat, khususnya di Jayawijaya, untuk tetap tenang dan mempercayakan penuh penanganan keamanan kepada aparat.
“Hingga kini, patroli terus kami tingkatkan guna menekan pergerakan KKB serta mencegah aktivitas ilegal lainnya, termasuk peredaran narkotika,” pungkasnya.
Reporter: Zaenal
Editor: Redaksi Inapos
