Rabu, Maret 25, 2026

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, menerima kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini serta Wakil Menteri PAN-RB Purwadi Arianto. Nal
NasionalTNI / POLRI

Kakorlantas Polri Terima Kunjungan MenPAN-RB, Bahas Kesiapan Pemantauan Arus Mudik Lebaran 2025

INAPOS, JAKARTA.- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, menerima kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini serta Wakil Menteri PAN-RB Purwadi Arianto di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, pada Selasa (25/3/25).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan Korlantas dalam memantau pergerakan masyarakat selama libur Lebaran melalui Posko Operasi Ketupat 2025.

MenPAN-RB menekankan bahwa Korlantas Polri memiliki peran strategis dalam pengamanan arus mudik dan memastikan pelayanan publik tetap optimal.

“Saya berkunjung ke Korlantas karena mereka menjadi salah satu leading sector dalam mengamankan arus mudik selama masa libur Lebaran. Kami bertugas memastikan instansi pemerintah tetap melayani masyarakat dan telah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk mendukung kelancaran layanan publik,” ujar Rini Widyantini.

Salah satu kebijakan yang berkaitan dengan arus mudik adalah penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN. Rini menjelaskan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran perjalanan mudik dengan mengurangi kepadatan pada periode puncak arus mudik.

Selain itu, MenPAN-RB juga mengapresiasi peralatan dan sistem pemantauan lalu lintas yang dimiliki Korlantas. Ia menilai bahwa pemanfaatan teknologi digital oleh Korlantas selaras dengan program transformasi digital pemerintah.

“Integrasi data di Korlantas sangat penting dalam memastikan layanan berjalan optimal dan mendukung pengambilan keputusan dalam situasi darurat. Ini sejalan dengan reformasi birokrasi yang terus kami dorong, yaitu transformasi digital,” tambahnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri menyampaikan bahwa kebijakan WFA memberikan dampak positif terhadap pengendalian arus lalu lintas. Sejak H-10, arus kendaraan sudah mulai terurai lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hari ini hari ketiga Operasi Ketupat, dan kebijakan WFA ini sangat membantu mengurai arus mudik. Kami akan terus memantau perkembangan, terutama menjelang puncak arus mudik di H-3,” jelas Irjen Agus Suryonugroho.

Berdasarkan data Korlantas, dalam tiga hari pertama Operasi Ketupat 2025, terjadi peningkatan volume lalu lintas sebesar 30 persen menuju Trans Jawa dan Sumatera dibandingkan tahun lalu.

“Di hari pertama, kenaikan mencapai 35 persen dibanding tahun lalu. Hari kedua naik 22 persen, dan secara keseluruhan dalam tiga hari pertama, kenaikan mencapai 30 persen. Ini menunjukkan bahwa arus kendaraan terurai dengan baik,” pungkasnya. (Nal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *