Beranda TNI-Polri Seorang Nenek Doakan Kapolresta Cirebon jadi Jendral dalam HUT Bhayangkara ke-80 di...

Seorang Nenek Doakan Kapolresta Cirebon jadi Jendral dalam HUT Bhayangkara ke-80 di Polsek Waled

0
6
Kapolsek Waled, AKP M. Fadholi memberikan bingkisan sembako untuk warga lansia.

Seorang Nenek Doakan Kapolresta Cirebon jadi Jendral dalam HUT Bhayangkara ke-80 di Polsek Waled

INAPOS, CIREBON – Di tengah berbagai persiapan menyambut Hari Bhayangkara ke-80, suasana berbeda terlihat di Mapolsek Waled. Tidak ada kemeriahan yang berlebihan. Yang tampak justru kebersamaan, kepedulian, dan kehangatan antara polisi dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan yang digelar sejak 25 hingga 28 Juni 2026 itu menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai seremoni institusi, tetapi juga momentum untuk mendekatkan diri kepada warga.

Momen paling berkesan terjadi saat kegiatan bakti sosial di lingkungan belakang Mapolsek Waled. Di hadapan para anggota polisi, seorang nenek bernama Kenah yang menerima bantuan sembako mengangkat kedua tangannya dan memanjatkan doa dengan penuh ketulusan.

“Semoga bapak Kapolresta Cirebon sehat selalu beserta keluarganya, dijembarkan rezekinya, dan bisa menjadi jendral,” ucapnya.

Doa sederhana itu sontak menghadirkan suasana haru. Bagi jajaran Polsek Waled, ucapan tersebut menjadi hadiah yang tak ternilai dibandingkan berbagai bentuk penghargaan lainnya.

Kapolsek Waled, AKP Mochamad Fadholi, S.H., mengatakan seluruh kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Melalui rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan kebersamaan. Kami berharap Polri semakin dekat, dicintai masyarakat, serta mampu membangun kepercayaan dan kemitraan yang kuat dengan seluruh elemen warga,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan diawali dengan anjangsana ke kediaman purnawirawan Polri di Desa Waled Kota. Dalam kunjungan tersebut, jajaran Polsek Waled menyerahkan bingkisan tali asih kepada Tarno, purnawirawan Polri yang pernah mengabdikan diri untuk institusi kepolisian.

“Jajaran Polsek Waled berkunjung ke kediaman purnawirawan yakni Pak Tarno dan menyerahkan bingkisan tali asih sebagai bentuk penghormatan kepada purnawirawan yang telah mengabdikan diri kepada institusi Polri,” kata AKP Fadholi.

Usai anjangsana, kegiatan berlanjut dengan bakti sosial yang menyasar warga lanjut usia dan para janda di sekitar Mapolsek Waled. Sebanyak 10 penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa telur, mi instan, dan minyak goreng.

“Polsek Waled juga menyalurkan bantuan sosial kepada 10 warga janda dan lanjut usia yang tinggal di lingkungan belakang Mapolsek Waled. Bantuan yang diberikan berupa telur, mi instan, dan minyak goreng,” ungkap AKP Fadholi.

Pada sore hari, anggota Polsek Waled mengikuti doa bersama secara virtual dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan di Aula Mapolsek Waled.

Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan pada Jum’at (26/6/2026) diisi dengan kerja bakti, seluruh anggota membersihkan lingkungan Mapolsek. Pengecatan patung macan, pembersihan area markas, hingga pemasangan lampu sorot di gapura dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut puncak peringatan Hari Bhayangkara.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 juga diisi dengan turnamen bola voli antar Forkopimcam berserta pemerintahan desa dari Kecamatan Waled dan Pasaleman. Turnamen tersebut akan digelar di Kantor Desa Cibogo, pada Sabtu (27/6/2026).

Tak hanya olahraga, berbagai lomba tradisional juga digelar di halaman belakang Mapolsek Waled. Peserta lomba tersebut yakni anak-anak anggota Polsek dan warga sekitar Polsek Waled.

Rangkaian kegiatan akan ditutup pada Minggu (28/6/2026) melalui final turnamen bola voli yang memperebutkan piala, piagam penghargaan, dan hadiah hiburan bagi para pemenang.

Bagi Polsek Waled, Hari Bhayangkara bukan sekadar perayaan usia institusi. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi ruang untuk membangun kedekatan emosional dengan masyarakat yang dilayani.

“Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri adalah bagian dari mereka, hadir untuk melayani, mengayomi, dan melindungi,” pungkas AKP Fadholi.

Reporter : Didin

Editor : Tim Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini