Rabu, April 29, 2026

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana. Doc
DaerahPolitik

Anggota DPRD Jabar Encep Sugiana Dukung Langkah KDM Buka Sekolah Berkualitas untuk Siswa Miskin

INAPOS, BANDUNG.- Anggota DPRD Jawa Barat, dr Encep Sugiana, mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang membuka akses pendidikan bagi siswa kurang mampu untuk menempuh pendidikan di sekolah unggulan berbasis industri.

 

Menurut Encep, pendidikan merupakan hak setiap warga negara sehingga masyarakat miskin maupun kaya harus memiliki kesempatan yang sama memperoleh layanan pendidikan berkualitas.

“Pendidikan itu kan menjadi haknya setiap warga negara. Mereka mau miskin mau kaya harus diberi kesempatan agar bisa mengikuti pendidikan dengan kualitas yang memadai,” ujar dr Encep Sugiana pada Senin (27/4/26).

Ia menilai kebijakan Pemprov Jawa Barat sangat tepat karena mengakomodasi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap bisa mengakses sekolah berkualitas.

“Dengan adanya kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengakomodir masyarakat yang mungkin secara ekonomi terbatas untuk bisa mengikuti pendidikan di tempat-tempat yang berkualitas, kita sangat mendukung,” katanya.

Menurutnya, banyak anak dari keluarga kurang mampu yang memiliki kualitas akademik baik dan prestasi membanggakan. Namun, keterbatasan biaya sering menjadi penghambat mereka melanjutkan pendidikan.

“Banyak sebetulnya anak-anak kita yang berasal dari masyarakat miskin, secara kualitas mereka bagus, banyak yang berprestasi. Cuman kadang karena kendala biaya sehingga jadi mengalami keterbatasan,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan program tersebut harus mendapat dukungan semua pihak agar penyerapan siswa dari keluarga miskin ke sekolah berkualitas dapat berjalan optimal.

Encep berharap melalui pendidikan berkualitas, siswa dari keluarga kurang mampu nantinya dapat memperoleh pekerjaan lebih baik dan profesional sehingga mampu meningkatkan harkat serta kesejahteraan keluarganya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka akses pendidikan bagi siswa kurang mampu agar bisa menempuh pendidikan di sekolah unggulan berbasis industri.

Program itu disiapkan untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri di Jawa Barat.

Kebijakan tersebut disampaikan usai menghadiri Forum Industri Jawa Barat bertema Industri dalam Kerangka Pengembangan Industri Inklusif, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan di Bale Gede Pakuan, Kamis (23/4/2026).

Reporter: Ayi

Editor: Redaksi Inapos 

58 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *