Beranda Ragam Libur Sekolah 2026, KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang

Libur Sekolah 2026, KAI Daop 3 Cirebon Layani 308 Ribu Penumpang

0
21
Penumpang di Stasiun Cirebon. Hms

INAPOS, KOTA CIREBON.- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama masa libur sekolah 2026. Dalam periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026, sebanyak 308.752 pelanggan memanfaatkan layanan kereta api untuk melakukan perjalanan dari dan menuju wilayah Daop 3 Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan dari total tersebut, sebanyak 154.809 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon atau rata-rata 7.371 penumpang per hari. Sementara itu, jumlah penumpang yang datang mencapai 153.943 orang, dengan rata-rata 7.330 penumpang per hari.

“Selama masa liburan sekolah, minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api mengalami peningkatan yang cukup tinggi,” ujar Muhibbuddin pada Rabu 15 Juli 2026.

Untuk keberangkatan, Stasiun Cirebon menjadi stasiun tersibuk dengan melayani 65.071 penumpang atau rata-rata 3.098 penumpang per hari. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Cirebonprujakan dengan 23.933 penumpang atau rata-rata 1.139 penumpang per hari.

Sementara itu, pada arus kedatangan, Stasiun Cirebon juga mencatat jumlah penumpang tertinggi, yakni 66.325 orang atau rata-rata 3.158 penumpang per hari. Disusul Stasiun Cirebonprujakan dengan 23.830 penumpang atau sekitar 1.134 penumpang per hari.

Muhibbuddin menjelaskan, tingginya jumlah penumpang tidak hanya dipengaruhi momentum libur sekolah, tetapi juga adanya promo diskon tarif hingga 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi non-subsidi.

“Selain musim liburan, lonjakan penumpang ini dipicu adanya penerapan promo diskon tarif kereta api kelas ekonomi non subsidi sebesar 30 persen sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi utama selama liburan. Tingginya minat masyarakat ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api,” katanya.

Tak hanya jumlah penumpang yang meningkat, okupansi kereta api milik Daop 3 Cirebon juga melampaui kapasitas yang disediakan. Dari 7 kereta api yang dioperasikan dengan total 100.740 tiket selama masa liburan, tercatat 120.779 tiket telah terjual atau mencapai okupansi rata-rata 118,5 persen.

Muhibbuddin mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dengan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun mitra penjualan resmi agar lebih mudah mendapatkan tiket serta menjamin keamanan transaksi.

Ia juga mengingatkan bahwa saat ini pelanggan dapat membeli tiket kereta api antarkota hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, sehingga memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan perjalanan mendadak.

“Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan kini memiliki keleluasaan memesan tiket hingga 30 menit sebelum keberangkatan. Dengan penyesuaian ini, pelanggan yang akan bepergian secara mendadak tetap dapat terlayani,” jelasnya.

Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon terus mendorong penggunaan teknologi Face Recognition Boarding Gate yang telah tersedia di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebonprujakan. Fasilitas ini memungkinkan pelanggan melakukan proses boarding lebih cepat tanpa perlu menunjukkan boarding pass maupun kartu identitas.

“Kami mengimbau pelanggan memanfaatkan fasilitas face recognition agar proses boarding lebih cepat dan efisien. Registrasi dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun dibantu petugas di stasiun,” tutup Muhibbuddin.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini