INAPOS, KOTA CIREBON.- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional perjalanan kereta api melalui pelaksanaan program perawatan berkala terhadap prasarana persinyalan, telekomunikasi, serta berbagai peralatan pendukung operasional.
Hingga periode berjalan tahun 2026, Unit Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik (Sintelis) KAI Daop 3 Cirebon berhasil merealisasikan seluruh target program perawatan perangkat persinyalan, telekomunikasi, dan fasilitas penunjang operasional yang telah ditetapkan.
Adapun capaian perawatan meliputi 4.227 kali perawatan wesel elektrik, 3.531 kali perawatan sinyal elektrik, 264 kali perawatan Peralatan Dalam Sinyal Elektrik (PDSE), 317 kali perawatan catu daya, 116 kali perawatan Wesel Terlayan Setempat Elektrik (WLSE), 442 kali perawatan pintu perlintasan, serta 5.328 kali perawatan perangkat pendeteksi kereta api.
Selain itu, Unit Sintelis Daop 3 Cirebon juga telah melakukan 893 kali perawatan radio lokomotif harian, 215 kali perawatan telekomunikasi stasiun, 43 kali perawatan telekomunikasi luar stasiun, 377 kali perawatan telekomunikasi di Jalan Perlintasan (JPL), serta 340 kali perawatan jaringan fiber optik.
Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi KAI Daop 3 Cirebon untuk memastikan seluruh sistem persinyalan dan telekomunikasi tetap berfungsi secara optimal sehingga mampu mendukung operasional perjalanan kereta api yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menegaskan bahwa perawatan yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci utama dalam menjaga keandalan infrastruktur perkeretaapian.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI. Oleh karena itu, seluruh peralatan pendukung operasional terus kami rawat secara berkala sesuai standar yang berlaku. Melalui program perawatan yang berkesinambungan, KAI Daop 3 Cirebon berupaya menjaga keandalan sistem persinyalan dan telekomunikasi agar perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan selamat, aman, tepat waktu, dan nyaman bagi pelanggan,” ujar Muhibbuddin pada Kamis (6/8/26).
Ia menjelaskan, selain fokus pada sistem persinyalan, KAI Daop 3 Cirebon juga secara rutin melakukan perawatan terhadap sistem telekomunikasi yang mencakup telekomunikasi di stasiun, telekomunikasi luar stasiun, komunikasi di jalan perlintasan, hingga jaringan fiber optik yang menjadi tulang punggung komunikasi operasional perjalanan kereta api.
Menurutnya, seluruh infrastruktur tersebut memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran koordinasi dan pengendalian operasional kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon.
“KAI Daop 3 Cirebon akan terus melakukan evaluasi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan perawatan agar seluruh target tahunan dapat tercapai secara optimal. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi kereta api yang semakin andal, berkeselamatan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Muhibbuddin.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi








