Beranda Parlemen Gerindra Subang Apresiasi 200 Becak Listrik Bantuan Prabowo, Yayang: Jangan Dijual!

Gerindra Subang Apresiasi 200 Becak Listrik Bantuan Prabowo, Yayang: Jangan Dijual!

0
25
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Subang, Yayang Ari Wijaya menjajal becak listrik bantuan Presiden Prabowo. Sita

INAPOS, SUBANG – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Subang, Yayang Ari Wijaya, mengapresiasi bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada para pengayuh becak di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Yayang menilai bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat kecil, khususnya para pengayuh becak yang selama ini mengandalkan pekerjaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menghidupi keluarga.

“Ini merupakan bentuk perhatian nyata Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat, khususnya para pengayuh becak di Kabupaten Subang. Kami tentu sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan,” ujar Yayang, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Yayang, becak listrik yang diberikan bukan sekadar kendaraan, tetapi juga aset dan alat kerja yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus meringankan beban fisik para pengayuh becak.

Karena itu, ia berpesan kepada seluruh penerima agar menjaga, merawat, dan memanfaatkan becak listrik tersebut sesuai dengan tujuan pemberian bantuan.

“Pesan saya kepada seluruh penerima, tolong dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai bantuan ini disalahgunakan, apalagi diperjualbelikan. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mencari nafkah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.

Yayang menegaskan, bantuan tersebut diberikan sebagai sarana kerja yang lebih layak bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap tidak ada penerima yang menjual atau mengalihkan becak listrik tersebut kepada pihak lain.

“Jangan berpikir bantuan ini sebagai sesuatu yang bisa dijual. Ini adalah amanah dan alat untuk bekerja. Kalau digunakan dengan baik, manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh penerima dan keluarganya,” tegasnya.

Ia juga mengajak para pengayuh becak untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dengan menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab.

Menurutnya, keberadaan becak listrik diharapkan dapat membantu para pengayuh menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih ringan. Terlebih, sebagian penerima merupakan masyarakat yang sudah berusia cukup lanjut dan membutuhkan alat kerja yang dapat mengurangi beban fisik.

“Harapan kami tentu bantuan ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak. Mereka bisa bekerja lebih ringan, lebih produktif dan penghasilannya juga meningkat,” tutur Yayang.

Selain mengapresiasi bantuan tersebut, Yayang berharap program serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat pekerja informal yang mendapatkan dukungan sesuai kebutuhan mereka.

“Semoga bantuan ini tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat bawah, khususnya para pekerja informal,” katanya.

Yayang kembali mengingatkan para penerima agar menjadikan becak listrik sebagai sarana untuk memperbaiki taraf hidup, bukan sebagai barang yang diperjualbelikan.

“Jaga amanah ini. Rawat becaknya, gunakan untuk bekerja, jangan disalahgunakan dan jangan dijual. Karena tujuan bantuan ini adalah membantu bapak-bapak dan keluarga mendapatkan penghasilan yang lebih baik,” tuturnya.

Ia berharap seluruh 200 unit becak listrik tersebut benar-benar digunakan dan beroperasi di tengah masyarakat sehingga memberikan manfaat nyata bagi para penerima.

“Kami ingin bantuan ini benar-benar hidup, digunakan setiap hari, menghasilkan pendapatan, dan pada akhirnya membawa manfaat bagi keluarga para pengayuh becak di Kabupaten Subang,” pungkas Yayang.

Reporter: Sita

Editor: Redaksi

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini