INAPOS, BANDUNG.- Setiap tanggal 10 Juni, masyarakat Indonesia memperingati Hari Media Sosial Nasional. Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Hari Media Sosial Indonesia sendiri mulai diperingati sejak 2015 dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya etika dan literasi digital dalam bermedia sosial.
Anggota DPRD Jawa Barat, dr Encep Sugiana, mengatakan media sosial saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Selain sebagai sarana komunikasi, media sosial juga berfungsi sebagai ruang edukasi, promosi usaha, hingga penyebaran informasi kepada masyarakat.
“Media sosial memiliki manfaat yang sangat besar jika digunakan secara bijak. Namun sebaliknya, media sosial juga bisa menimbulkan dampak negatif apabila digunakan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi. Karena itu, Hari Media Sosial harus menjadi momentum untuk meningkatkan literasi digital masyarakat,” ujar Encep pada Rabu 10 Juni 2026.
Menurutnya, masyarakat perlu lebih kritis dalam menerima dan membagikan informasi di ruang digital. Ia mengajak seluruh pengguna media sosial, khususnya generasi muda, untuk menjadikan platform digital sebagai sarana menyebarkan inspirasi, edukasi, dan semangat positif.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat, mempererat silaturahmi, mengembangkan usaha, serta membangun optimisme. Mari bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat, produktif, dan beretika demi kemajuan bangsa,” katanya.
Encep menambahkan, di tengah derasnya arus informasi digital saat ini, kemampuan memilah informasi menjadi kebutuhan penting. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam bermedia sosial, ia berharap ruang digital Indonesia dapat menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan memberikan manfaat bagi semua kalangan.
Reporter: Ayi
Editor: Redaksi








