Minggu, Mei 10, 2026

Petugas KAI Daop 3 Cirebon saat eksekusi aset. Foto: Kris
Ekonomi dan BisnisDaerah

KAI Daop 3 Cirebon Tertibkan Aset Negara di Majalengka

INAPOS, KOTA CIREBON.- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon melakukan penertiban aset negara berupa lahan di lintas non operasi Cirebon–Kadipaten, tepatnya di KM 28+950, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

Lahan seluas 642,5 meter persegi dengan nilai Rp298.120.000 itu resmi dikosongkan beberapa hari lalu.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa sebagai perusahaan BUMN, KAI berkewajiban mengelola sekaligus mengamankan aset negara agar tidak disalahgunakan.

Penertiban dilakukan lantaran penghuni lahan tidak memenuhi kewajiban kontrak sejak 2019 hingga 2023 serta menolak memperpanjang perjanjian.

“Masyarakat umum bisa memanfaatkan aset KAI melalui kontrak resmi. Namun karena tidak ada pembayaran kontrak dan tidak ada niat memperpanjang, maka dilakukan penertiban,” ujar Muhib, Rabu (10/9/25).

Sebelum penertiban, pihak KAI telah melayangkan pemberitahuan dan peringatan hingga tiga kali. Jika tidak diindahkan, penghuni diminta mengosongkan lahan secara sukarela. Bila tetap membandel, penertiban dilakukan dengan cara tegas namun tetap humanis.

“Kami lebih mengedepankan pendekatan persuasif agar penghuni menyadari kewajibannya. Namun bila tidak ada itikad baik, langkah tegas harus diambil,” tegasnya.

Dalam proses penertiban, KAI juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kondusivitas. Setelah pengosongan selesai, KAI melakukan pemasangan pagar sebagai bentuk pengamanan fisik agar aset tidak kembali ditempati secara ilegal.

Ke depan, lahan tersebut akan ditawarkan kembali kepada masyarakat yang berminat melalui mekanisme kontrak resmi. Muhib menegaskan, pengelolaan aset ini penting untuk menjaga keberlanjutan perusahaan dan mendukung operasional kereta api di masa mendatang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendirikan bangunan di atas lahan KAI tanpa izin. Mari bersama-sama menjaga aset negara demi keberlangsungan perusahaan,” pungkas  Muhib.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

58 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *