Sabtu, April 18, 2026

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta.. Foto: Agus
NasionalHeadlineHukum

Pemerintah Prihatin atas Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, Instruksikan Penanganan Cepat Korban

INAPOS, JAKARTA.- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta.

“Ini merupakan keprihatinan kita bersama. Presiden menekankan agar penanganan korban menjadi prioritas utama,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi kepada awak media.

Prasetyo juga mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

“Jika ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan. Mari kita saling peduli dan menjaga keamanan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan perkembangan terkini terkait penanganan pascaledakan. Ia menjelaskan bahwa seluruh korban telah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Jakarta.

“Jumlah korban awal sekitar 50 hingga 60 orang. Sebagian besar sudah bisa pulang, sementara dua orang sedang menjalani operasi,” ungkap Kapolri.

Kapolri memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Ia juga mengonfirmasi bahwa aparat kepolisian telah mengidentifikasi terduga pelaku dan sedang mendalami motif serta latar belakang aksi tersebut.

“Terduga pelaku sudah teridentifikasi. Tim kami sedang menyelidiki identitas, lingkungan tempat tinggal, serta kemungkinan motif di balik kejadian ini,” jelasnya.

Listyo menambahkan bahwa salah satu korban yang tengah menjalani operasi merupakan terduga pelaku. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata mainan dan beberapa tulisan yang diduga terkait dengan motif pelaku.

“Kami temukan senjata mainan dan tulisan-tulisan tertentu yang saat ini sedang kami dalami untuk mengetahui motif dan bagaimana pelaku merakit serta melakukan aksinya,” tutup Kapolri.

Reporter: Agus

Editor: Redaksi Inapos 

 

49 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *