Sabtu, April 18, 2026

Pelaksanaan rampcheck DJKA bersama KAI Daop 3 Cirebon. Foto: Kris
Ekonomi dan BisnisDaerah

Jelang Nataru 2025/2026, DJKA dan KAI Daop 3 Cirebon Gelar Rampcheck

INAPOS, KOTA CIREBON.- Menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon melakukan rampcheck atau pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan fasilitas perkeretaapian di wilayah operasional Daop 3 Cirebon.

Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa kegiatan rampcheck ini merupakan langkah preventif yang penting untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api, terutama di tengah prediksi lonjakan jumlah penumpang pada libur panjang akhir tahun.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Melalui rampcheck bersama DJKA ini, kami memastikan setiap aspek baik sarana maupun fasilitas stasiun dan kereta api berada dalam kondisi terbaik agar perjalanan Nataru tahun ini berjalan aman dan lancar,” ujar Muhibbuddin pada Kamis (13/11/25).

Rampcheck dilakukan secara komprehensif dengan dua fokus utama, yakni administratif dan teknis. Pada aspek administratif, tim memeriksa identitas sarana perkeretaapian, memverifikasi dokumen terakhir (checksheet), serta memastikan keabsahan tanda lulus uji.

Sementara itu, pada aspek teknis, pemeriksaan mencakup pengecekan sistem pencahayaan, pengereman, peralatan komunikasi, pendingin udara (AC), sirkulasi udara, peralatan keselamatan, jendela darurat, roda, komponen rangka bawah, hingga fasilitas pelayanan penumpang di dalam kereta.

Kegiatan rampcheck dilaksanakan oleh tim gabungan DJKA dan Daop 3 Cirebon dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum (SPM) Angkutan Kereta Api.

Pemeriksaan dilakukan di sejumlah lokasi strategis, antara lain Depo Lokomotif, Depo Kereta Cirebon, Depo Gerbong Arjawinangun, serta beberapa stasiun seperti Cirebon, Cirebonprujakan, Jatibarang, Brebes, Arjawinangun, Pegadenbaru, dan Haurgeulis. Tim juga mengecek kondisi prasarana di sepanjang lintas jalur kereta api Daop 3 Cirebon.

“Rampcheck ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen antara KAI dan DJKA dalam menjamin kesiapan operasional jelang masa angkutan Nataru. Kami ingin memastikan seluruh unsur pelayanan, mulai dari sarana, prasarana hingga petugas, siap mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” tambah Muhibbuddin.

Ia menegaskan bahwa rampcheck bukan hanya untuk memastikan kesiapan teknis jangka pendek, tetapi juga sebagai upaya menjaga keberlanjutan pelayanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan terpercaya.

“Selain memastikan aspek keselamatan, rampcheck juga menjadi bagian dari upaya keberlanjutan pelayanan. Melalui pemeriksaan berkala seperti ini, kami terus menjaga keandalan operasional dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api,” tutupnya.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

58 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *