Beranda Pemerintah Internal Perumda Tirta Jati Berharap, Bupati Imron Tentukan Dirut Dengan Tepat

Internal Perumda Tirta Jati Berharap, Bupati Imron Tentukan Dirut Dengan Tepat

0
54
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

*PEMILIHAN DIRUT PERUMDA TIRTA JATI HARUS DIDASARI 3 KRITERIA: KINERJA, KEMAMPUAN MERANGKUL, DAN VISI KUAT*  

_Demi Pelayanan Air yang Lebih Baik untuk Warga Kabupaten Cirebon_

INAPOS, CIREBON, – Menjelang penetapan Direktur Utama PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon periode baru, publik dan pegiat BUMD serta internal PDAM mendesak agar proses seleksi tidak hanya melihat aspek administratif, tetapi benar-benar didasarkan pada 3 kriteria utama: *Kinerja, Kemampuan Merangkul, dan Visi yang Kuat*.

PDAM Tirta Jati melayani puluhan ribu pelanggan di Kabupaten Cirebon. Persoalan kehilangan air, pemerataan pelayanan, hingga efisiensi keuangan masih menjadi pekerjaan rumah besar. Karena itu, sosok Dirut yang terpilih akan sangat menentukan arah perusahaan 5 tahun ke depan.

Kepada inapos, Subhan Saiful Islami selaku pegawai perumda Tirta Jati tersebut menyampaikan apresiasi atas dibentuknya panitia seleksi pemilihan untuk jabatan Direktur Utama (Dirut), namun demikian masih adanya pertanyaan dibenak beberapa pegawai terhadap proses seleksi Dirut yang telah dilakukan.

“Saya sebagai pegawai perumda Tirta jati sekaligus mewakili beberapa pegawai yang lain ingin menyampaikan pesan kepada bapak Bupati sebagai pemilik Perumda Agar berhati-hati dalam memutuskan siapa yang pantas menduduki jabatan sebagai Dirut, jangan sampai Dirut yang baru nanti tidak bisa menjalankan tugas nya sebagai pimpinan tertinggi di perumda Tirta Jati. Oleh karena itu dengan rasa khidmat kami kepada bapak Bupati agar kiranya panitia seleksi bisa untuk menginformasikan secara terbuka hasil dari tes yang selama ini telah diikuti oleh semua kandidat , karena dijamin UU no.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi publik, jadi menurut kami ini sangat penting agar publik bisa mengetahui pantas apa tidaknya calon menduduki jabatan tertinggi di perusahan kami bekerja,” harap Subhan, Jum’at (29/8/2026) di kantor Perumda Tirta Jati.

Subhan meneruskan pula, Bupati sebagai pemilik tidak menempatkan calon yang bermasalah untuk menduduki jabatan sebagai Dirut Perumda Tirta Jati. Ia menyampaikan bahwa ada informasi yang masuk kepada para karyawan bahwa seharusnya dari tes awal menuju ke tahap berikutnya itu di ambil 3 calon terbaik hasil dari tes sebelumnya , namun pada kenyataan nya kelima calon masih tetap diikutkan dalam tahap tes selanjutnya.

“Walaupun ini tidak menyalahi aturan tapi terkesan ada keanehan karena sebelum nya dapat informasi sudah ditentukan tiga terbaik dari kelima calon. Informasi yang kami dapat tiga terbaik yang lolos tahapan tes awal diantaranya adalah Niko Bhineko Murahmanto, Anas Basuki dan Surnita Sandi Wiranata. Namun dua lainnya kembali masuk sebagai kandidat, hingga kembali pula lima kandidat, ” jelasnya.

Dirinya beserta karyawan yang lain berharap kepada panitia seleksi agar bisa disiplin dan amanah untuk bisa menjelaskan hal ini kepada publik , jangan sampai karena ada nya tekanan kemudian keputusan yang telah di ambil bisa berubah , karena ini menjadi preseden yang buruk atas kinerja Pansel jika memang informasi yang terkait tiga yang sudah terseleksi menjadi lima kembali itu benar adanya.

“Semoga keinginan kami sebagai pegawai agar bisa dipertimbangkan untuk memutuskan siapa yang pantas ditunjuk sebagai Dirut Perumda Tirta Jati. Sehingga kedepan Perumda Tirta Jati tinggal fokus untuk meningkatkan pelayanan air minum kepada warga Kabupaten Cirebon dengan tidak dibarengi dengan permasalahan oknum oknum yang membuat Perumda Tirta Jati menjadi tidak fokus dalam melayani pelanggan dengan baik. Dalam hal ini kami menghimbau kepada mantan PLT agar bisa secepat nya mobil dinas untuk segera dikembalikan , karena masa jabatan PLT sudah selesai sejak tanggal 27 Agustus , dan kami sebagai pegawai masih melihat mantan PLT masih menggunakan kendaraan Dinas perumda Tirta Jati. Bagi kami para pegawai siapapun nanti yang jadi Dirut berharap tidak mempunyai sifat arogan sombong , dan sering menimbulkan persoalan,”  jelas Subhan kepada inapos pula.

PDAM damai , PDAM maju 

PDAM profesional kebanggaan warga kabupaten Cirebon dan tentunya kebanggan  Bupati Kabupaten Cirebon.

Subhan meneruskan, Bupati harus melihat

*3 KRITERIA WAJIB CALON DIRUT PDAM TIRTA JATI*

*1. KINERJA YANG TERBUKTI*

Dirut baru harus memiliki rekam jejak kerja yang jelas, baik di PDAM maupun di BUMD/sektor publik lainnya. Tidak cukup hanya pengalaman manajerial, tetapi harus paham teknis: mulai dari NRW, pengelolaan IPA, hingga perluasan jaringan.

_“Kita butuh pemimpin yang tahu di mana pipa bocor, bukan hanya tahu di mana ruang rapat”_

*2. DAPAT MERANGKUL SEMUA ELEMEN INTERNAL*

PDAM adalah perusahaan dengan SDM besar. Dirut harus mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan pegawai, direksi lain, dan dewan pengawas. Tanpa dukungan internal, kebijakan sebagus apapun akan sulit dijalankan.

Sosok yang bisa merangkul akan menciptakan iklim kerja sehat, mengurangi konflik, dan meningkatkan produktivitas.

*3. MEMPUNYAI VISI KUAT UNTUK MEMAJUKAN PDAM KE DEPAN*

Tantangan PDAM ke depan bukan hanya soal hari ini. Ada target cakupan layanan 100%, ada SPAM Regional, ada isu perubahan iklim dan penyusutan sumber air. Dirut harus punya roadmap jelas: digitalisasi pelayanan, efisiensi, profesionalitas, dan kemandirian keuangan tanpa terus membebani APBD.

Visi ini harus diterjemahkan ke dalam program kerja 100 hari pertama.

“Proses fit and proper test harus dilakukan secara terbuka dan objektif. Nama 3 besar calon beserta visi misinya perlu disampaikan ke publik. PDAM adalah urat nadi pelayanan publik. Salahya pilih Dirut, maka yang kering bukan hanya keran, tapi kepercayaan masyarakat. Jadikan momentum pemilihan direktur utama kali ini sebagai ajang pemilihan yang profesional dengan menafikan / meniadakan jual beli jabatan demi terciptanya perusahan yang lebih maju serta berkwalitas,” tutup Subhan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini