INAPOS, KOTA CIREBON.- Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk memaknai kemerdekaan melalui hal-hal yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kemerdekaan dapat dirasakan ketika masyarakat memperoleh pelayanan publik yang mudah, jelas, adil, serta pembangunan yang mampu mendukung aktivitas sehari-hari.
Semangat tersebut terus didorong Pemerintah Kota Cirebon melalui pengembangan dan pembenahan berbagai sektor pelayanan, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, layanan perizinan, hingga pelayanan berbasis digital maupun tatap muka.
Salah satu fasilitas yang mendukung kemudahan tersebut adalah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cirebon. Kehadiran MPP mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu lokasi sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan.
Bagi masyarakat, kualitas pelayanan menjadi salah satu indikator yang paling mudah dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Zardin Harlan (51), warga Kesenden, Kecamatan Kejaksan, menilai pelayanan pemerintah saat ini semakin tertata. Ia juga merasakan adanya upaya petugas dalam memberikan informasi dan membantu masyarakat selama proses pelayanan.
“Pelayanan saat ini saya selalu merasakan budaya 5S, senyum, salam, sapa, sopan, dan santun,” ujar Zardin.
Meski memberikan penilaian positif, Zardin berharap penyampaian informasi mengenai persyaratan dan prosedur pelayanan dapat terus diperkuat. Menurutnya, informasi yang lebih jelas sejak awal dapat membantu masyarakat menghindari proses bolak-balik akibat dokumen yang belum lengkap.
“Harapannya lebih ditingkatkan lagi dalam hal sosialisasi ke masyarakat, dengan alur Pemkot, kecamatan, kelurahan, RW, sampai RT,” katanya.
Layanan Digital Perlu Diimbangi Pelayanan Tatap Muka
Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan publik di Kota Cirebon.
Juhaeriyah (38), ibu rumah tangga warga Kesenden, Kecamatan Kejaksan, menilai perkembangan layanan digital membuat sebagian kebutuhan masyarakat menjadi lebih mudah dan cepat.
“Sekarang terasa lebih mudah dan cepat, terutama karena adanya layanan secara online dan informasi yang lebih mudah diperoleh,” ujar Juhaeriyah.
Namun, menurutnya, perkembangan pelayanan digital tetap perlu diimbangi dengan pelayanan secara langsung. Hal tersebut penting agar masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses teknologi tetap memperoleh kesempatan pelayanan yang sama.
“Pelayanan publik yang mudah, cepat, dan adil merupakan salah satu bentuk kemerdekaan bagi masyarakat. Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan yang baik tanpa dipersulit,” katanya.

Warga Harap Infrastruktur Terus Dibenahi
Makna kemerdekaan juga tidak berhenti di ruang pelayanan pemerintahan. Kondisi infrastruktur dan penataan lingkungan menjadi bagian lain yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat.
Bagi warga yang setiap hari beraktivitas di jalan, kualitas infrastruktur menjadi salah satu bentuk pembangunan yang paling mudah dirasakan.
Widyo Priatno (47), warga Syekh Magelung, Kelurahan Kejaksan, yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online, menilai kondisi jalan menjadi salah satu hal penting yang perlu terus diperhatikan.
“Kalau kami para ojol mah berharap jalan mulus. Karena kalau jalan rusak, kendaraan cepat rusak juga,” ujar Widyo.
Selain kondisi jalan, ia juga melihat perubahan pada kawasan Sungai Sukalila yang mulai mendapatkan penataan.
“Dengan adanya penataan kawasan Sukalila, menurut saya agak nyaman karena tidak ruwet lagi dengan parkir sembarangan di sepanjang pinggiran sungai,” katanya.
Apa yang disampaikan warga tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pada akhirnya tidak hanya diukur melalui proyek maupun angka capaian. Dampak pembangunan justru akan semakin bermakna ketika manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Deretan Penghargaan Kota Cirebon Sepanjang 2026
Berbagai upaya peningkatan pelayanan dan pembangunan tersebut turut tercermin dari sejumlah penghargaan yang diraih Kota Cirebon.
Sepanjang 2026, sejumlah capaian yang diraih Kota Cirebon di antaranya:
Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026.
Total Pencapaian Pelayanan KB Metode Operatif Wanita (MOW) Tahun 2025.
Capaian Rumah Data Kependudukan Paripurna lebih dari 100 persen.
Pelaksanaan Fasilitasi Siperindu Terbanyak, kategori minimal empat kali.
Terbaik Pertama Kategori Pengendalian Inflasi – Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.
Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-10 berturut-turut.
Juara II Sayembara Penanganan ODGJ Terbaik – Kategori Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
Juara Terunik Fashion Show Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026.
Juara Umum Porsenitas XIII KUNCI BERSAMA 2026.
Koperasi Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat – Anugerah Koperasi Jawa Barat 2026.
LPM Award 2026.
Kota Cirebon meraih hasil penilaian PEKPPP Top 10 Nasional.
Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2025.
Public Service Award 2026 Jawa Barat.
Bagi Pemerintah Kota Cirebon, deretan penghargaan tersebut bukan semata-mata catatan prestasi. Capaian itu menjadi penguat sekaligus pengingat bahwa pelayanan publik, perlindungan kesehatan, pengendalian ekonomi, tata kelola pemerintahan, serta partisipasi masyarakat harus terus diarahkan pada manfaat yang nyata bagi warga.
Penghargaan juga bukan berarti seluruh pekerjaan telah selesai. Masih terdapat berbagai hal yang perlu terus dibenahi, mulai dari kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, pemerataan akses layanan digital, kualitas pelayanan tatap muka, hingga respons pemerintah terhadap kebutuhan dan keluhan masyarakat.
Karena itu, semangat kemerdekaan di Kota Cirebon terus ditempatkan sebagai ruang untuk bekerja, mendengar, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Sebab, kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan.
Kemerdekaan akan semakin bermakna ketika masyarakat dapat merasakannya dalam kehidupan sehari-hari melalui pelayanan yang mudah, pembangunan yang bermanfaat, serta pemerintah yang hadir menjawab kebutuhan warga Kota Cirebon.
Reporter: Kris/ADV
Editor: Redaksi








