Beranda Pemerintah Pemkot Cirebon Siapkan Pasar Pagi Jadi Pusat Oleh-Oleh dan Kuliner

Pemkot Cirebon Siapkan Pasar Pagi Jadi Pusat Oleh-Oleh dan Kuliner

0
16
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo berbincang dengan pedagang pasar pagi. Kris

INAPOS, KOTA CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon terus menyiapkan langkah penataan dan revitalisasi kawasan Pasar Pagi sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Penataan tersebut diarahkan untuk mengembalikan daya tarik Pasar Pagi sekaligus mengintegrasikannya dengan kawasan wisata dan perdagangan yang terhubung dengan Kali Sukalila hingga Kalibaru.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Iing Daiman meninjau langsung kondisi kawasan Pasar Pagi dan Pusat Grosir Cirebon (PGC), Rabu (2/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Effendi Edo melihat sejumlah potensi aset dan ruang yang dapat dikembangkan untuk mendukung aktivitas perdagangan, kuliner, hingga ekonomi kreatif.

Menurut Effendi, Perumda Pasar Kota Cirebon telah mulai melakukan sejumlah inovasi yang nantinya akan diterapkan secara bertahap di pasar-pasar lainnya.

“Beberapa inovasi yang dilakukan oleh Perumda Pasar mulai kita aplikasikan secara bertahap. Di Pasar Pagi, penataan berikutnya juga akan dilakukan oleh direksi yang baru,” ujarnya.

Ia mengatakan, penurunan aktivitas perdagangan dan pendapatan pedagang menjadi perhatian pemerintah. Karena itu, Pemkot Cirebon melalui Perumda Pasar berkomitmen mencari strategi yang tepat untuk kembali menghidupkan geliat perdagangan di kawasan tersebut.

“Dengan kondisi pasar saat ini, pendapatan para pedagang memang menurun. Insyaallah pemerintah melalui Perumda Pasar akan membangkitkan kembali semuanya. Kita ingin kejayaan Pasar Pagi ini bisa kita kembalikan,” katanya.

Effendi menilai, revitalisasi Pasar Pagi tidak hanya menyangkut aktivitas jual beli. Potensi kawasan di sekitarnya juga harus dikembangkan agar Pasar Pagi memiliki daya tarik baru bagi masyarakat.

Keberadaan Kali Sukalila dan Kalibaru menjadi salah satu bagian dari konsep pengembangan kawasan. Pemkot Cirebon berharap konektivitas tersebut dapat menciptakan kawasan perdagangan sekaligus wisata yang lebih menarik.

Salah satu inovasi yang disiapkan yakni pengembangan kawasan kuliner. Area belakang dan lantai dua Pasar Pagi direncanakan menjadi ruang kuliner serta berbagai kegiatan kreatif.

“Ini salah satu inovasinya, kuliner. Kita coba kembangkan di bagian belakang dan lantai dua sebagai pusat kuliner dan kegiatan lainnya. Kita juga ingin menopang keberadaan Kali Sukalila dan Kalibaru,” jelasnya.

Selain kuliner, Pasar Pagi juga akan diarahkan kembali menjadi pusat oleh-oleh khas Cirebon. Konsep tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan sejarah Pasar Pagi yang sejak dahulu dikenal sebagai salah satu lokasi masyarakat mencari berbagai produk khas Cirebon.

“Bukan hanya pusat jajanan, tetapi juga pusat oleh-oleh. Mudah-mudahan ini bisa membangkitkan kembali Pasar Pagi sebagai pusat oleh-oleh,” tuturnya.

Penataan kawasan juga akan menyasar fungsi lahan parkir. Pemkot Cirebon menegaskan area parkir harus dikembalikan sesuai peruntukannya.

Pedagang yang masih menggunakan sebagian area parkir untuk berjualan nantinya akan diarahkan masuk ke area pasar yang telah disiapkan.

“Ruang parkir harus digunakan untuk parkir, bukan untuk berjualan. Masih ada beberapa ruang parkir yang digunakan untuk berdagang. Ini akan kita tertibkan. Para pedagang nanti kita masukkan ke dalam pasar, sehingga tidak lagi berjualan di lahan parkir,” tegas Effendi.

Ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut mendukung proses penataan tersebut. Menurutnya, upaya menghidupkan kembali Pasar Pagi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat.

“Mudah-mudahan masyarakat juga memberikan support dan bisa berkolaborasi dengan Perumda Pasar untuk membangkitkan kembali seluruh pasar yang ada di Kota Cirebon,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Kota Cirebon Iyan Rahadian Sunardi mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wali Kota dengan menyiapkan konsep baru untuk Pasar Pagi.

Menurut Iyan, Pasar Pagi harus mampu menjadi wajah baru kawasan perdagangan Kota Cirebon, terlebih jika nantinya terhubung dengan pengembangan kawasan Kali Sukalila dan Kalibaru.

“Pasar Pagi harus siap menjadi wajah baru, apalagi nantinya berkesinambungan dengan Sukalila dan Kalibaru. Karena itu, kami harus menyiapkan inovasi dan aktivitas yang bisa mendukung kawasan tersebut,” kata Iyan.

Salah satu aset yang akan dihidupkan kembali yakni zona oleh-oleh. Perumda Pasar melihat peluang tersebut cukup besar karena Pasar Pagi memiliki sejarah kuat sebagai lokasi masyarakat mencari oleh-oleh khas Cirebon.

“Dulu Pasar Pagi sangat kuat sebagai pasar untuk mencari oleh-oleh. Sekarang yang tersisa hanya beberapa. Karena itu, kami akan menata kembali los-los yang ada menjadi lorong untuk zona oleh-oleh,” ujarnya.

Selain zona oleh-oleh, Perumda Pasar menyiapkan kawasan kuliner dengan konsep yang lebih tertata. Area tersebut nantinya akan dibedakan berdasarkan jenis aktivitas, termasuk kuliner yang menggunakan kompor maupun yang tidak menggunakan kompor.

“Di lantai atas juga bisa dikembangkan menjadi zona kreatif sekaligus zona kuliner. Beberapa investor bahkan sudah datang untuk melihat aset yang ada di lantai atas. Mudah-mudahan ada titik temu sehingga bisa kita kerjasamakan,” tutur Iyan.

Penataan kawasan Pasar Pagi juga akan diikuti dengan penertiban aktivitas perdagangan di luar area yang telah ditentukan. Pedagang yang masih berjualan di sekitar area parkir akan disiapkan tempat untuk direlokasi ke dalam pasar.

Iyan menyampaikan, sosialisasi kepada para pedagang mulai dilakukan pada September 2026. Perumda Pasar juga telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), perangkat daerah terkait, perizinan, serta pengelola pasar.

Koordinasi tersebut dilakukan agar proses penataan dapat berjalan secara bertahap dan tetap terarah.

“Bulan ini sosialisasi sudah berjalan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP, dinas terkait, perizinan, dan kepala pasar. Mudah-mudahan dalam minggu ini sosialisasi sudah mulai bergerak dan tempat-tempat di dalam pasar juga kami siapkan,” pungkas Iyan.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini