Beranda Pemerintah 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Dibagikan di Subang, Penerima Dilarang Jual...

200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Dibagikan di Subang, Penerima Dilarang Jual dan Gadaikan

0
16
200 Becak Listrik bantuan Presiden Prabowo dibagikan di Subang. Sita

INAPOS, SUBANG – Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto disiapkan untuk dibagikan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Penyerahan bantuan berlangsung di Gedung Islamic Centre Subang, Jalan Arief Rahman Hakim, Sabtu (3/10/2026). Ratusan becak listrik tampak berjajar memenuhi halaman gedung. Seluruh unit terlihat masih baru dan dilengkapi penutup berwarna merah.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN). Sebanyak 200 unit becak listrik dialokasikan khusus bagi para pengayuh becak di Kabupaten Subang.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengatakan seluruh becak listrik tersebut diberikan secara gratis kepada penerima.

Menurut Firman, setiap unit becak listrik memiliki nilai sekitar Rp22 juta. Ia berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk menunjang aktivitas para pengayuh becak sekaligus membantu meningkatkan pendapatan mereka.

“Becak ini gratis, Pak. Jadi pulang tinggal bawa becak,” ujar Firman saat diwawancarai awak media.

Meski diberikan secara cuma-cuma, Firman menegaskan bahwa becak listrik tersebut tidak boleh diperjualbelikan, disewakan, maupun digadaikan.

Ia meminta para penerima menjaga dan menggunakan bantuan tersebut sesuai dengan tujuan program, yakni sebagai sarana transportasi sekaligus menunjang mata pencaharian para pengayuh becak.

“Jangan dijual ya. Jangan disewakan. Apapun kondisinya, bapak-bapak jangan sampai menggadaikan atau menjual,” tegasnya.

Firman menjelaskan, bantuan becak listrik tersebut memang ditujukan untuk membantu para pengayuh becak agar memiliki sarana yang lebih mendukung dalam mencari penghasilan.

Karena itu, ia meminta para penerima tidak menyalahgunakan bantuan dan memastikan kendaraan tersebut tetap digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Selain menyerahkan 200 unit becak listrik, YGSN juga meminta Pemerintah Kabupaten Subang menyiapkan fasilitas pendukung berupa tempat pengisian daya atau terminal charging.

Fasilitas tersebut dinilai penting agar para penerima dapat mengisi daya becak listrik dengan mudah dan mendukung keberlanjutan penggunaan kendaraan bantuan tersebut.

“Kepada pemerintah daerah, harus siapkan terminal untuk charge becak listrik,” kata Firman.

Reporter: Sita

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini