INAPOS, KOTA CIREBON – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat sebanyak 3.192.644 pelanggan menggunakan layanan kereta api sepanjang Januari hingga September 2026.
Tingginya angka tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat melalui wilayah Daop 3 Cirebon tetap tinggi, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, bisnis, maupun perjalanan wisata.
Dari total tersebut, sebanyak 1.610.059 pelanggan tercatat sebagai penumpang berangkat, sedangkan 1.582.585 pelanggan merupakan penumpang yang turun atau tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan tingginya volume pelanggan hingga September 2026 menunjukkan kereta api semakin menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mobilitas.
“Capaian 3.192.644 pelanggan hingga September 2026 menjadi gambaran bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi kereta api tetap tinggi. Perjalanan dengan kereta api tidak hanya terjadi pada momentum liburan, tetapi juga menjadi bagian dari mobilitas rutin masyarakat untuk bekerja, bersekolah, menjalankan aktivitas bisnis, hingga berwisata,” ujar Muhibbuddin.
Menurut Muhibbuddin, pergerakan pelanggan selama sembilan bulan pertama 2026 menunjukkan adanya peningkatan pada momentum tertentu.
Maret 2026 menjadi periode dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni mencapai 441.734 pelanggan.
Tingginya mobilitas pada periode tersebut tidak terlepas dari meningkatnya perjalanan masyarakat saat libur, hari besar keagamaan, maupun momentum perjalanan lainnya.
“Setiap momentum memiliki karakteristik perjalanan yang berbeda. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan terhadap pola mobilitas pelanggan sehingga kapasitas dan pelayanan dapat disiapkan sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
Dari sisi stasiun, aktivitas pelanggan tersebar di berbagai titik di wilayah Daop 3 Cirebon. Lima stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi sepanjang Januari-September 2026 yakni:
Stasiun Cirebon: 1.342.464 pelanggan.
Stasiun Cirebon Prujakan: 515.516 pelanggan.
Stasiun Jatibarang: 427.581 pelanggan.
Stasiun Brebes: 314.672 pelanggan.
Stasiun Haurgeulis: 221.002 pelanggan.
Stasiun Cirebon menjadi salah satu simpul utama mobilitas masyarakat di wilayah Daop 3 Cirebon.
Pada periode Januari-Juni 2026, Stasiun Cirebon tercatat melayani 889.443 pelanggan, terdiri atas 445.231 pelanggan berangkat dan 444.212 pelanggan datang.
Besarnya aktivitas di sejumlah stasiun tersebut mencerminkan karakter wilayah Daop 3 Cirebon yang memiliki keterhubungan dengan berbagai pusat kegiatan masyarakat, mulai dari kawasan perkotaan, pusat ekonomi, kawasan industri, hingga destinasi wisata.
“Setiap stasiun memiliki karakteristik pelanggan dan pola perjalanan yang berbeda. Karena itu, kami tidak hanya melihat jumlah pelanggan secara keseluruhan, tetapi juga bagaimana masing-masing stasiun berperan dalam mendukung konektivitas masyarakat di wilayah Daop 3 Cirebon,” kata Muhibbuddin.
Selain masyarakat domestik, layanan kereta api Daop 3 Cirebon juga semakin banyak dimanfaatkan wisatawan mancanegara.
Sepanjang Januari-September 2026, tercatat 36.255 pelanggan warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 3 Cirebon.
Jumlah tersebut meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 32.986 pelanggan.
Stasiun Cirebon menjadi titik dengan aktivitas WNA tertinggi, yakni sebanyak 20.579 pelanggan.
Selanjutnya, Stasiun Jatibarang mencatat 5.362 pelanggan WNA, Cirebon Prujakan 2.738 pelanggan, Haurgeulis 2.506 pelanggan, dan Brebes sebanyak 2.018 pelanggan.
Sejumlah layanan kereta api seperti KA Ranggajati, KA Cakrabuana, dan KA Gunungjati turut menjadi pilihan perjalanan wisatawan mancanegara.
“Pertumbuhan pelanggan WNA menjadi salah satu indikator bahwa kereta api memiliki peran dalam mendukung konektivitas pariwisata. Wisatawan dapat memanfaatkan jaringan kereta api untuk menjangkau berbagai kota dan destinasi di Pulau Jawa,” tutur Muhibbuddin.
Dinamika jumlah pelanggan juga menjadi bahan evaluasi KAI Daop 3 Cirebon dalam menyiapkan layanan, terutama ketika menghadapi momentum dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
Pada periode libur sekolah 22 Juni hingga 12 Juli 2026, misalnya, Daop 3 Cirebon mencatat sebanyak 308.752 pelanggan.
Jumlah tersebut terdiri atas 154.809 pelanggan berangkat dan 153.943 pelanggan datang.
“Bagi kami, angka pelanggan bukan sekadar statistik. Data tersebut menjadi dasar untuk membaca kebutuhan masyarakat, mengevaluasi pelayanan, sekaligus memastikan kesiapan operasional menghadapi berbagai momentum peningkatan mobilitas,” ungkap Muhibbuddin.
KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen menjaga perjalanan kereta api agar tetap aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu.
KAI juga terus meningkatkan kualitas pelayanan seiring dengan berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi kereta api, sekaligus memperkuat peran Daop 3 Cirebon sebagai salah satu simpul konektivitas perjalanan masyarakat dan wisatawan di Pulau Jawa.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi








