Beranda Ragam Pertamina Kilang Balongan Uji Ketangguhan Fire Fighter, Simulasi Darurat Maksimal 6 Menit

Pertamina Kilang Balongan Uji Ketangguhan Fire Fighter, Simulasi Darurat Maksimal 6 Menit

0
13
PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan menggelar Agility Test Fireman untuk menguji sekaligus meningkatkan kekuatan fisik, kesiapsiagaan, dan profesionalisme personel fire fighter atau pemadam kebakaran. Ist

INAPOS, INDRAMAYU – PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan menggelar Agility Test Fireman untuk menguji sekaligus meningkatkan kekuatan fisik, kesiapsiagaan, dan profesionalisme personel fire fighter atau pemadam kebakaran Kilang Balongan.

Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi bagian Emergency and Insurance dan bagian Health dari fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tersebut berlangsung selama dua hari, 3-4 Oktober 2026.

Agility Test Fireman dilaksanakan di Lapangan GOR Kompleks Perumahan Pertamina Bumi Patra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Manager HSSE Kilang Balongan, Moch. Arifin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menguji kesiapsiagaan, kebugaran fisik, serta profesionalisme tim pemadam kebakaran dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lingkungan kilang.

Menurut Arifin, pola latihan dalam Agility Test Fireman dirancang menyerupai situasi penanganan insiden sebenarnya. Dengan demikian, para fireman tidak hanya dituntut memiliki kekuatan fisik, tetapi juga mampu melakukan tindakan penyelamatan dan pemadaman secara tepat.

“Fireman adalah garda terdepan apabila terjadi kondisi darurat, sehingga sudah sepatutnya memiliki fisik yang kuat, namun tindakan yang dilakukan juga harus tepat, makanya harus terlatih dengan baik,” terang Arifin.

Simulasi Evakuasi hingga Pemadaman

Dalam Agility Test tersebut, para fire fighter Kilang Balongan menjalani sejumlah rangkaian pengujian fisik dan keterampilan.

Tes diawali dengan Stair Climb, yakni aktivitas naik dan turun tangga. Peserta kemudian harus membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di ketinggian.

Selanjutnya, peserta menjalani Rescue Drag atau simulasi evakuasi korban, dilanjutkan dengan Hose Drag, yakni menarik selang pemadam.

Rangkaian pengujian kemudian diakhiri dengan aksi pemadaman menggunakan peralatan pemadam yang telah disediakan perusahaan.

Setiap peserta ditargetkan mampu menyelesaikan seluruh rangkaian tes dengan durasi maksimal enam menit.

Pola latihan tersebut dirancang untuk menggambarkan kondisi yang mungkin dihadapi fire fighter ketika menangani keadaan darurat. Selain mengandalkan kekuatan fisik, peserta dituntut mampu bergerak cepat, mengambil tindakan tepat, serta menjalankan prosedur keselamatan dalam situasi yang membutuhkan respons segera.

Pertamina Pastikan Keandalan Fire Fighter

Secara terpisah, Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga, Andromedo Cahyo Purnomo, mengatakan pelaksanaan Agility Test Fireman menjadi bagian dari komitmen Pertamina, khususnya Kilang Balongan, dalam menjaga keselamatan dan mendukung kelancaran operasional kilang.

Menurut Andromedo, aspek keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama. Karena itu, keberadaan personel fire fighter yang tangguh dan terlatih menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

“Keselamatan setiap pekerja harus menjadi prioritas utama, sehingga dibutuhkan Fire Fighter yang tangguh,” kata Andromedo.

Ia menambahkan, Kilang Balongan merupakan salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) dengan tingkat risiko tinggi. Oleh karena itu, keandalan tim pemadam kebakaran menjadi bagian penting dalam menjaga operasional perusahaan agar tetap berjalan secara aman dan andal.

“Terlebih kilang minyak merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dengan risiko tinggi, sehingga keandalan tim pemadam kebakaran menjadi kunci utama agar operasional perusahaan tetap berjalan secara aman dan andal tanpa gangguan,” ujarnya.

Pelaksanaan Agility Test Fireman di Kilang Balongan berlangsung lancar. Meski rangkaian latihan cukup berat dan menguras tenaga, seluruh personel fire fighter yang mengikuti kegiatan tersebut terpantau dalam kondisi kesehatan stabil.

Tidak terdapat personel yang mengalami cedera selama pelaksanaan tes.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pertamina Kilang Balongan memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan operasional kilang.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini