Beranda Pemerintah Kekeringan Melanda Kopi Luhur Kota Cirebon, Siti Farida Hubungi PDAM untuk Percepat...

Kekeringan Melanda Kopi Luhur Kota Cirebon, Siti Farida Hubungi PDAM untuk Percepat Distribusi Air

0
10
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, meninjau langsung wilayah terdampak di Kopi Luhur Kelurahan Argasunya. Kris

INAPOS, KOTA CIREBON – Kekeringan yang melanda kawasan Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, meninjau langsung wilayah terdampak pada Selasa (13/10/2026) sekaligus mengupayakan percepatan penyaluran air bersih bagi warga.

Dalam kunjungan tersebut, Siti Farida menyambangi RT 6 RW 8 Kopi Luhur. Berdasarkan laporan yang diterimanya, wilayah tersebut telah mengalami kekeringan selama kurang lebih satu minggu. Kondisi ini diperparah oleh musim kemarau berkepanjangan dan pasokan air bersih yang belum menjangkau masyarakat secara optimal.

“Alhamdulillah, hari ini saya melakukan kunjungan ketiga ke lokasi kekeringan. Saya menerima aspirasi masyarakat yang menyampaikan bahwa sudah satu minggu air tidak mengalir ke wilayah ini. Tadi saya langsung menghubungi PDAM agar penyaluran air bisa segera dilakukan,” ujar Siti Farida.

Ia menjelaskan, kondisi geografis Kopi Luhur yang berada di dataran tinggi menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Saat meninjau sejumlah titik, ia mendapati sumur-sumur warga telah mengering. Bahkan, berdasarkan keterangan masyarakat, ada sumur yang sudah sekitar empat tahun tidak mengeluarkan air.

Selain itu, sejumlah pompa air dilaporkan mengalami kerusakan, sedangkan tempat penampungan air milik warga dalam kondisi kosong.

“Wilayah RT 6 RW 8 ini termasuk titik yang cukup tinggi. Kondisinya sangat kering, sumur-sumur yang kami periksa juga sudah tidak ada airnya. Karena itu, kebutuhan air bersih warga harus menjadi perhatian bersama agar aktivitas sehari-hari tetap bisa berjalan,” tuturnya.

Pemkot Cirebon Koordinasi dengan PDAM

Siti Farida menegaskan, Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kemarau. Koordinasi dengan pihak terkait dilakukan agar distribusi air dapat segera menjangkau warga, terutama di wilayah yang mengalami kekeringan cukup parah.

Menurutnya, penyaluran air bersih perlu memperhatikan kondisi geografis dan sebaran permukiman. Hal tersebut penting agar distribusi dapat berlangsung merata, termasuk bagi warga yang tinggal di kawasan dataran tinggi dan mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.

Di tengah keterbatasan tersebut, Siti Farida juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan memprioritaskan kebutuhan yang paling mendesak. Penghematan air dinilai penting untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama pasokan masih terbatas dan hujan belum turun secara konsisten.

“Saya mengimbau masyarakat, khususnya warga Kopi Luhur yang terdampak kekeringan, untuk tetap menghemat penggunaan air. Pemerintah akan terus berupaya agar bantuan dan penyaluran air bisa menjangkau warga secara merata. Semoga kondisi ini segera membaik dan hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat dapat kembali terpenuhi,” ungkapnya.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini