Beranda Pemerintah Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Pemkot Cirebon Dorong Generasi Muda Ciptakan Karya...

Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Pemkot Cirebon Dorong Generasi Muda Ciptakan Karya Nyata

0
13
Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman pimpin peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat Kota Cirebon. Kris

INAPOS, KOTA CIREBON – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Iing Daiman, mengajak generasi muda untuk tidak sekadar mengenang sejarah Sumpah Pemuda, tetapi juga mewujudkan semangat persatuan melalui karya, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kota Cirebon di Halaman Apel Balai Kota Cirebon, Rabu (28/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Iing Daiman bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir.

Dalam pengantarnya, Iing menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah kemajuan Kota Cirebon. Pemuda tidak seharusnya hanya menjadi sasaran program pemerintah, tetapi perlu dilibatkan sebagai mitra pembangunan yang mampu menghadirkan gagasan dan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan generasi muda yang mampu berpikir rasional, memanfaatkan data, serta menerjemahkan ide menjadi tindakan nyata. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menggerakkan ekonomi lokal, dan menciptakan inovasi juga menjadi modal penting bagi kemajuan daerah.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki gagasan dan semangat, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi karya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Iing.

Ia berharap, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas pemuda, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi tersebut, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui program dan kegiatan yang memiliki tujuan jelas, dapat diukur hasilnya, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Cirebon.

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakannya, Iing kembali menekankan pentingnya memaknai Sumpah Pemuda sebagai tonggak sejarah persatuan bangsa. Ikrar yang lahir pada 28 Oktober 1928 itu menjadi bukti bahwa perbedaan dapat disatukan oleh tekad untuk membangun Indonesia.

Meski tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan masa perjuangan para pendahulu, nilai persatuan, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap sesama tetap harus menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta persaingan di berbagai bidang menuntut pemuda untuk terus meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan. Namun, kemajuan tersebut harus diimbangi dengan karakter yang kuat dan kepedulian sosial.

Kemajuan bangsa, menurut pesan dalam amanat tersebut, tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, atau pertumbuhan ekonomi. Kualitas sumber daya manusia, karakter, dan kemampuan menjaga solidaritas sosial juga menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan bangsa.

Karena itu, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang patriotik, gigih, dan berempati. Patriotisme diwujudkan melalui pengabdian, kegigihan tercermin dari kemampuan menghadapi kesulitan, sedangkan empati menjadi dasar untuk tetap peduli terhadap kebutuhan orang lain.

Iing menilai, potensi generasi muda perlu didukung dengan ruang partisipasi yang memadai agar kreativitas dan kemampuan mereka dapat berkembang secara produktif.

Di Kota Cirebon, kontribusi pemuda dapat diwujudkan melalui pengembangan usaha kreatif, pemanfaatan teknologi digital, kegiatan sosial, penguatan komunitas, hingga keterlibatan aktif dalam mencari solusi atas persoalan lingkungan dan masyarakat.

Dukungan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat diperlukan agar semangat generasi muda tidak berhenti pada gagasan, tetapi berkembang menjadi karya yang berkelanjutan.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak muda perlu berani bermimpi, bekerja keras, dan mengambil peran dalam pembangunan, tetapi tetap memiliki kepedulian terhadap sesama. Kita ingin generasi yang mampu memimpin, sekaligus bersedia melayani dan memberikan manfaat bagi lingkungannya,” tutur Iing.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Kota Cirebon mengajak generasi muda menjadikan persatuan sebagai kekuatan, ilmu pengetahuan sebagai bekal, dan karya nyata sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa.

Masa depan Kota Cirebon, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki energi, kreativitas, dan keberanian untuk membawa perubahan.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini