Wagub Rano Karno Salat Ied di Balai Kota, Ajak Warga Jaga Kebersamaan dan Dukung Pembangunan Jakarta
INAPOS, JAKARTA.- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menunaikan Salat Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/3/25).
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melaksanakan Salat Id bersama Presiden RI, Prabowo Subianto, di Masjid Istiqlal.
Dalam kesempatan tersebut, Rano Karno mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh warga Jakarta.
“Hari ini, saya selaku Wakil Gubernur mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri. Pak Gubernur juga menyampaikan salam karena Salat Id di Masjid Istiqlal mendampingi Presiden RI, dilanjutkan dengan kunjungan ke Istana Negara,” ujarnya.
Salat Idulfitri di Masjid Fatahillah dipimpin oleh Ustad Muarikh Abbas sebagai imam, sedangkan KH Ali Siboro Malisi bertindak sebagai khatib dengan tema khutbah “Menggapai Fitrah dan Memperkuat Kebersamaan dalam Membangun Jakarta.”
Dalam khutbahnya, KH Ali Siboro Malisi menyampaikan bahwa Ramadan adalah proses pembentukan karakter yang menjadikan umat Islam kembali kepada fitrahnya.
“Kita bersyukur mampu menyempurnakan rangkaian ibadah puasa dengan menjaga lisan, berempati, dan membantu orang yang membutuhkan. Semoga setelah Ramadan, semua yang telah kita peroleh dapat dipertahankan hingga Ramadan berikutnya,” ungkapnya.
Ia juga mengajak umat Islam di Jakarta untuk terus mendukung 40 program prioritas pembangunan di bawah kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno. Menurutnya, ada dua kesalehan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, yaitu kesalehan sosial dan religius.
“Kesalehan sosial dapat diwujudkan dengan menyebarkan kedamaian, membantu sesama, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan sinergitas dan kolaborasi. Sementara kesalehan religius dilakukan dengan mendirikan salat malam. Allah memerintahkan kita untuk membangun kedua kesalehan ini secara seimbang,” jelasnya.
Usai Salat Ied, Rano Karno menyampaikan rasa syukur karena bulan Ramadan di Jakarta berlangsung dengan aman dan kondusif.
“Persiapan transportasi untuk arus mudik berjalan lancar, harga pangan terkendali, dan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang hingga Idulfitri,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap bersiaga menghadapi potensi banjir rob yang diprediksi BMKG.
“Pasukan sudah siap semua. Saya juga berterima kasih kepada saudara-saudara nonmuslim yang tetap siaga menghadapi kemungkinan rob,” tandasnya.
Salat Idulfitri di Masjid Fatahillah turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali, serta sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. (Nal)
