Kamis, April 23, 2026

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Ketaatan dan Kepatuhan Wajib Pajak Tahun 2025. Kris
Pemerintah

Wakil Wali Kota Cirebon Ajak Warga Bangun Budaya Taat Pajak demi Kota yang Maju dan Berkelanjutan

INAPOS, KOTA CIREBON.- Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Ketaatan dan Kepatuhan Wajib Pajak Tahun 2025 yang digelar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon 1 pada Selasa (27/5/25).

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Cirebon dan otoritas pajak dalam mendorong kesadaran dan kepatuhan perpajakan, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Siti Farida menekankan bahwa pajak merupakan tulang punggung pembangunan daerah. Menurutnya, setiap rupiah pajak yang dibayarkan warga berkontribusi langsung terhadap pendanaan program-program pembangunan dan pelayanan publik yang menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Optimalisasi penerimaan pajak bukan hanya soal angka. Ini tentang membangun kesadaran bersama bahwa pajak adalah bentuk nyata kontribusi kita untuk Kota Cirebon,” ujarnya.

Pemkot Cirebon, lanjutnya, terus berupaya memaksimalkan potensi sektor pajak daerah, termasuk dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) seperti pajak restoran, hotel, hiburan, jasa parkir, hingga tenaga listrik. Pemkot juga telah menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.

“Kerja sama ini adalah langkah konkret memperkuat sinergi antara pemungutan pajak pusat dan daerah, dengan tujuan meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan membangun sistem perpajakan yang sehat dan berkeadilan,” tambahnya.

Wakil Wali Kota turut menyoroti peran penting pelaku usaha, khususnya di sektor pariwisata yang kini menjadi andalan Kota Cirebon.

Ia menyebutkan bahwa kemajuan pariwisata—mulai dari kuliner, budaya, religi, hingga belanja—tidak lepas dari kontribusi para wajib pajak yang patuh dan bertanggung jawab.

“Mari kita bangun budaya taat pajak demi mewujudkan Kota Cirebon yang lebih maju, tertata, dan berkelanjutan. Kota yang kita bangun bersama, untuk generasi yang akan datang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Cirebon 1, Bambang Sutrisno, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan penerimaan pajak.

Ia menilai bahwa edukasi pajak merupakan pendekatan yang efektif untuk membentuk kesadaran masyarakat akan kewajiban dan manfaat pajak.

“Edukasi pajak harus menyentuh hati dan logika masyarakat, agar kesadaran tumbuh secara alami. Kami mendukung penuh sinergi ini sebagai fondasi penting dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” pungkas Bambang.

Reporter: Kris 

Editor: Redaksi Inapos 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *