Bhayangkara Sport Day 2025, Polri Perkuat Sinergi dan Semangat Persatuan Lewat Olahraga
INAPOS, JAKARTA.- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menyelenggarakan Bhayangkara Sport Day 2025 dengan mengusung tema “Harmoni Langkah Persatuan”, pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari penguatan semangat kebersamaan, sinergitas lintas lembaga, serta dedikasi Polri dalam mendukung arah pembangunan nasional sesuai visi Astacita Presiden RI.
Ajang olahraga ini tidak hanya berfungsi sebagai perayaan internal, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar personel Polri, TNI, dan para pemangku kepentingan lainnya melalui semangat sportivitas dan kerja sama strategis.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka rangkaian kegiatan Pekan Olahraga Polri (POR Polri) yang diikuti oleh seluruh perwakilan dari jajaran Polda se-Indonesia.
Para peserta yang bertanding dalam cabang-cabang olahraga seperti karate, basket, bulutangkis, judo, taekwondo, menembak, bela diri, hingga tenis lapangan, telah diseleksi secara ketat dan menunjukkan kemampuan fisik serta mental yang prima.
“Bhayangkara Sport Day bukan sekadar ajang olahraga, tapi juga bentuk nyata pembinaan personel Bhayangkara dalam menjaga kesehatan jasmani dan menumbuhkan semangat sportivitas yang mencerminkan kesiapan dalam menjalankan tugas,” jelas Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (20/6/2025).
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini juga mengusung nilai-nilai kebersamaan dan kolaborasi sebagai fondasi dalam membangun soliditas institusi, terutama di tengah tantangan global dan dinamika keamanan nasional yang terus berkembang.
“Melalui sinergitas ini, kita memperkuat posisi Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional, mendukung pembangunan, dan memelihara keutuhan NKRI,” tambah Trunoyudo.
Dengan terlaksananya Bhayangkara Sport Day 2025, Polri menegaskan bahwa penjagaan terhadap keamanan dan kedaulatan bangsa tidak hanya dilakukan melalui kekuatan fisik dan senjata, tetapi juga melalui semangat persatuan, jiwa sportivitas, dan hubungan harmonis antar institusi.
Reporter: Zaenal
Editor: Redaksi Inapos
