Beranda Ragam Liburan ke Cirebon Makin Praktis, Turun di Stasiun Bisa Langsung Wisata hingga...

Liburan ke Cirebon Makin Praktis, Turun di Stasiun Bisa Langsung Wisata hingga Kuningan

0
24
Stasiun Cirebon

INAPOS, KOTA CIREBON.- Liburan ke Cirebon kini semakin mudah dan praktis. Wisatawan yang tiba di Stasiun Cirebon maupun Stasiun Cirebon Prujakan dapat langsung mengakses berbagai destinasi wisata di pusat kota, sekaligus melanjutkan perjalanan menuju Kuningan melalui layanan Shuttle Stasiun.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan posisi kedua stasiun yang berada di kawasan strategis dan dekat dengan pusat kota memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan berbagai moda transportasi.

“Kereta api menjadi pilihan transportasi yang nyaman, tepat waktu, dan praktis bagi masyarakat yang ingin berwisata ke Cirebon. Setibanya di stasiun, wisatawan dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi wisata yang relatif dekat,” ungkap Muhibbuddin pada Senin (24/8/26).

Sejumlah destinasi wisata di Kota Cirebon dapat dijangkau dalam waktu relatif singkat dari kawasan stasiun. Keraton Kasepuhan berjarak sekitar 2 kilometer dengan waktu tempuh 5–10 menit. Sementara Keraton Kanoman berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Stasiun Cirebon Prujakan.

Wisatawan juga dapat mengunjungi Goa Sunyaragi dengan waktu tempuh sekitar 10–15 menit dan Pantai Kejawanan yang dapat dijangkau sekitar 15 menit dari kawasan stasiun.

Bagi wisatawan yang ingin berburu oleh-oleh khas Cirebon, Kampung Batik Trusmi dapat menjadi pilihan. Lokasinya berjarak sekitar 7 kilometer dari kawasan stasiun.

Sementara bagi pencinta wisata alam, Situ Patok dapat menjadi alternatif destinasi dengan waktu tempuh sekitar 25–30 menit.

Shuttle Stasiun Cirebon-Kuningan Permudah Perjalanan Wisatawan

Konektivitas perjalanan wisata juga semakin luas dengan hadirnya layanan Shuttle Stasiun Cirebon-Kuningan. Layanan tersebut memberikan pilihan transportasi lanjutan bagi penumpang kereta api yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Kuningan.

Pemesanan layanan Shuttle Stasiun dapat dilakukan melalui Tim Shuttle di pintu keluar sebelah utara Stasiun Cirebon atau melalui nomor 0811-1017-7887 (Tim Shuttle Stasiun Cirebon) dan 0811-1996-1439 (Tim Shuttle Terminal Kuningan).

Adapun jadwal keberangkatan Stasiun Cirebon menuju Terminal Kuningan (Kertawangunan) tersedia pada pukul 01.30 WIB, 12.15 WIB, 14.15 WIB, 16.00 WIB, 19.45 WIB, dan 22.15 WIB.

Titik naik dari arah Stasiun Cirebon meliputi Stasiun Cirebon (pintu keluar utara depan ATM Center), Grage Mall, dan Agen Sinar Jaya Ciperna.

Sementara titik turun meliputi Cilimus, Jalaksana, Cirendang, Bunderan Cijoho, Ciporang, hingga Terminal Kuningan (Kertawangunan).

Untuk perjalanan Terminal Kuningan menuju Stasiun Cirebon, tersedia keberangkatan pada pukul 03.45 WIB, 05.15 WIB, 14.15 WIB, 17.00 WIB, dan 18.45 WIB.

Titik naik dari Kuningan meliputi Terminal Kuningan (Kertawangunan), Ciporang, Bunderan Cijoho, Cirendang, Jalaksana, dan Cilimus. Adapun titik turun di wilayah Cirebon mencakup RS Ciremai, CSB Mall, dan Stasiun Cirebon.

859 Penumpang Gunakan Shuttle Stasiun

Antusiasme masyarakat terhadap layanan tersebut juga terlihat dari jumlah pengguna. Pada periode 29 Juni hingga 20 Agustus 2026, tercatat sebanyak 859 penumpang telah menggunakan layanan Shuttle Stasiun.

Jumlah tersebut terdiri atas 559 penumpang pada relasi Cirebon–Kuningan dan 300 penumpang pada relasi Kuningan–Cirebon.

Muhibbuddin mengatakan, konektivitas antara kereta api, stasiun, dan transportasi lanjutan memberikan pilihan perjalanan yang semakin mudah bagi wisatawan.

“Konektivitas antara kereta api, stasiun, dan transportasi lanjutan memberikan pilihan perjalanan yang semakin mudah bagi wisatawan. Masyarakat tidak hanya bisa menikmati wisata sejarah, budaya, kuliner, dan alam di Cirebon, tetapi juga dapat melanjutkan perjalanan menuju Kuningan,” tambahnya.

Menurutnya, kemudahan akses transportasi tersebut diharapkan dapat membuat waktu liburan masyarakat lebih maksimal. Selain itu, konektivitas antarmoda juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, pusat oleh-oleh, serta perekonomian masyarakat lokal.

“Kami berharap semakin mudahnya konektivitas ini dapat mendorong masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan perjalanan wisata. Turun dari kereta, wisatawan sudah bisa langsung memulai petualangan, baik menjelajahi Cirebon maupun melanjutkan perjalanan hingga Kuningan,” pungkas Muhibbuddin.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini