INAPOS, KOTA CIREBON.- Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui pelantikan serta penandatanganan kontrak kinerja Dewan Pengawas dan Direksi BUMD Kota Cirebon. Prosesi yang dipimpin langsung Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, berlangsung di Ruang Adipura Balai Kota Cirebon, Jumat (31/7/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Cirebon dalam membangun BUMD yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Selain pengambilan sumpah jabatan, seluruh Dewan Pengawas dan Direksi yang dilantik juga menandatangani kontrak kinerja sebagai bentuk komitmen terhadap target yang harus dicapai selama masa jabatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Effendi Edo mengapresiasi panitia seleksi, tim penguji, dan seluruh pihak yang telah mengawal proses seleksi secara objektif, transparan, dan profesional. Menurutnya, proses tersebut menjadi fondasi penting untuk menghadirkan kepemimpinan BUMD yang berintegritas serta memiliki kapasitas menghadapi tantangan di masa depan.
“Pelantikan ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan. Ini adalah awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan BUMD yang semakin profesional, sehat, mampu bersaing, dan benar-benar memberi nilai tambah bagi masyarakat. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh integritas karena yang dinilai bukan hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kota Cirebon,” ujar Effendi Edo.
Ia menegaskan, jabatan yang kini diemban bukan hanya posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, para Dewan Pengawas dan Direksi diharapkan mampu membawa perusahaan daerah menjadi lebih sehat, kompetitif, sekaligus memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga.
Effendi Edo juga mengingatkan bahwa kontrak kinerja yang telah ditandatangani bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen evaluasi yang akan digunakan Pemerintah Kota Cirebon untuk mengukur capaian masing-masing BUMD secara berkala.
Menurutnya, indikator keberhasilan tidak lagi hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi lebih pada hasil, manfaat, dan dampak nyata bagi masyarakat.
Kepada jajaran Direksi, Wali Kota meminta agar perusahaan dikelola secara profesional dengan tetap menjaga keseimbangan antara orientasi bisnis yang sehat dan fungsi pelayanan publik. Inovasi, transformasi usaha, peningkatan kualitas layanan, penguatan kondisi keuangan perusahaan, hingga peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi target yang harus diwujudkan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap proses pengambilan keputusan. Menurutnya, budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas menjadi kunci agar BUMD mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah dinamika dunia usaha.
Sementara kepada Dewan Pengawas, Effendi Edo berpesan agar menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan independen. Dewan Pengawas dinilai memiliki peran strategis sebagai mitra Direksi dalam memastikan seluruh kebijakan perusahaan berjalan sesuai ketentuan hukum, rencana kerja, serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Ia juga mengajak seluruh unsur di lingkungan BUMD untuk mengesampingkan ego sektoral dan membangun sinergi yang kuat. Perbedaan pandangan, menurutnya, harus menjadi ruang untuk menghasilkan keputusan terbaik, bukan menjadi sumber perpecahan yang menghambat pencapaian target perusahaan.
“Pemerintah Kota Cirebon akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan BUMD. Namun dukungan tersebut harus diimbangi dengan kinerja yang terukur, transparansi, dan akuntabilitas. Tidak boleh ada ruang bagi penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun praktik yang mencederai integritas,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengucapkan selamat kepada seluruh Dewan Pengawas dan Direksi yang baru dilantik. Ia berharap seluruh jajaran mampu menjalankan amanah dengan profesional serta memperkuat kolaborasi demi mewujudkan BUMD yang sehat, maju, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
“Perkuat kolaborasi demi mewujudkan BUMD yang sehat, maju, dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan kontribusi yang semakin besar bagi pembangunan Kota Cirebon,” pungkasnya.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi








