Minggu, Mei 10, 2026

Panglima Tinggi Laskar Macan Ali, Prabu Diaz saat ritual pada pencarian korban tenggelam di Kali Kriyan. Foto: Kris
DaerahSosial

Ritual Khusus Prabu Diaz Bantu Pencarian Korban Tenggelam di Kali Kriyan

INAPOS, KOTA CIREBON.- Upaya pencarian intensif terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kriyan, wilayah Mandalangan, Kota Cirebon, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari pencarian tanpa titik terang, jenazah korban ditemukan pada Selasa malam (5/5/26).

 

Insiden memilukan ini bermula pada Senin (4/5/2026) sore. Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Polairud, Brimob, serta unsur TNI langsung dikerahkan untuk menyisir aliran sungai. Namun, hingga memasuki hari kedua, keberadaan korban belum juga terdeteksi meski penyisiran telah dilakukan secara mendalam.

Di tengah upaya teknis tersebut, hadir sosok Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, bersama anggotanya di kawasan Kesunean.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Prabu Diaz melakukan ritual khusus di pinggiran Sungai Kriyan hingga malam hari. Fenomena menarik terjadi saat hujan mulai turun; tidak lama setelah ritual dilakukan, jenazah korban ditemukan di area muara sungai dalam kondisi tersangkut di antara tumpukan sampah.

Saat dikonfirmasi mengenai keterkaitan ritual spiritual dengan ditemukannya korban, Prabu Diaz memilih untuk tetap rendah hati.

“Semua yang terjadi adalah atas kehendak Allah SWT,” ujarnya singkat saat ditemui di lokasi kejadian.

Prabu Diaz, yang dikenal kerap membantu proses pencarian korban tenggelam di berbagai wilayah melalui pendekatan spiritual, turut memberikan peringatan keras kepada warga setempat agar waspada arus sungai mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Pengawasan orang tua untuk melarang anak-anak bermain di bantaran sungai tanpa pengawasan.

Serta kehati-hatian untuk mengutamakan keselamatan demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.

“Harus lebih berhati-hati, jangan bermain di sungai,” tegasnya.

Kini, jenazah korban telah dievakuasi oleh pihak berwenang untuk proses lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Tragedi ini menjadi pengingat bagi warga Kota Cirebon akan pentingnya kewaspadaan di sekitar aliran sungai.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

 

54 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *