Kamis, April 16, 2026

Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, melakukan monitoring langsung ke SDN Bangka 01 Pagi, Mampang Prapatan. Rd
Nasional

Hari Pertama Program MBG di Jakarta Selatan, 2.972 Siswa Terima Paket Nutrisi

INAPOS, JAKARTA.- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dimulai di wilayah Jakarta Selatan dengan menyasar 2.972 peserta didik dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.

Pada hari pertama pelaksanaannya, pendistribusian dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemang.

Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, melakukan monitoring langsung ke SDN Bangka 01 Pagi, Mampang Prapatan. Sebanyak 261 paket MBG diserahkan kepada siswa sekolah tersebut.

“Hari ini saya bersama unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, DPD RI, dan lainnya melakukan monitoring di SDN Bangka 01 Pagi, Mampang Prapatan yang menerima sebanyak 261 paket MBG,” ungkap Munjirin, Senin (13/1/25).

Selain SDN Bangka 01 Pagi, program MBG juga disalurkan ke 16 satuan pendidikan lainnya melalui SPPG Kemang.

Munjirin menegaskan bahwa pelaksanaan program ini akan terus dievaluasi untuk menyempurnakan pendistribusian dan pemenuhan gizi ke depan.

“Kami akan melakukan evaluasi dari hasil monitoring ini agar pelaksanaannya ke depan semakin sempurna,” ujar Munjirin.

Ia berharap, program ini dapat mendukung tumbuh kembang anak di Jakarta Selatan sehingga menjadi generasi yang sehat dan cerdas.

“Kita ingin SDM unggul menyongsong Indonesia emas 2045,” tambahnya.

Senator DPD RI dari Dapil DKI Jakarta, Happy Djarot, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan hari pertama program MBG ini.

Namun, ia menekankan pentingnya evaluasi lebih lanjut terkait penyesuaian porsi dan menu makanan bagi peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

“Mudah-mudahan program ini berjalan dengan lancar dan tentunya juga butuh support dari orang tua murid. Sebab, anak-anak di sekolah sudah diberikan makan bergizi, tolong orang tua yang di rumah juga menerapkan pola makan yang baik,” pungkasnya. (Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *