Sabtu, April 18, 2026

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Inf Saputra Hakki, S.H., M.P.M. turun langsung pantau banjir di beberapa wilayah. Kris
TNI / POLRI

Luapan Sungai Cipadu dan Suba Sebabkan Banjir, Dandim 0614/Kota Cirebon Tinjau Wilayah Terdampak

INAPOS, KOTA CIREBON.- Curah hujan tinggi yang melanda Kota Cirebon dalam beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya Sungai Cipadu dan Sungai Suba.

Akibatnya, sejumlah wilayah seperti Kelurahan Drajat, Kasepuhan, dan Lemahwungkuk terendam banjir pada Jumat malam (17/1/25).

Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Inf Saputra Hakki, S.H., M.P.M., bersama Danramil 1401/Kesambi, Kapten Inf M. Ridwan, langsung turun ke lapangan untuk memantau situasi.

Peninjauan dilakukan di beberapa titik terdampak, di mana genangan air mengakibatkan pemukiman warga terendam. Sebagian besar warga bahkan harus dievakuasi ke lokasi pengungsian sementara.

Letkol Inf Saputra Hakki menyatakan bahwa TNI bersama aparat terkait akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan distribusi bantuan kepada warga terdampak berjalan lancar.

“Kami berupaya memberikan penanganan yang cepat dan tepat. Saat ini koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga,” ujarnya.

Dandim juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan petugas setempat guna menghindari jatuhnya korban.

Banjir yang terjadi diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan buruknya sistem drainase di sekitar sungai. Adapun wilayah terdampak meliputi Kelurahan Drajat, Kelurahan Jagasatru, Kelurahan Kasepuhan, Kelurahan Lemahwungkuk dan lainnya.

Genangan air tidak hanya merendam rumah warga tetapi juga akses jalan, sehingga menyulitkan mobilitas.

Selain pemantauan, pemerintah daerah telah mendirikan posko darurat dan lokasi pengungsian sementara. Petugas juga mengupayakan distribusi logistik seperti makanan, air bersih, serta kebutuhan pokok lainnya.

Letkol Inf Saputra Hakki menambahkan, langkah antisipasi jangka panjang seperti normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase akan menjadi fokus pemerintah daerah untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

Masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait dapat bergerak cepat dalam menangani banjir ini. Selain itu, warga meminta adanya peningkatan infrastruktur pengendalian banjir di Kota Cirebon agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami berharap ada solusi jangka panjang, seperti perbaikan tanggul dan pengerukan sungai, agar banjir ini tidak terus terjadi setiap tahun,” ujar Maman salah satu warga Kelurahan Drajat. (Kris)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *