Kamis, April 16, 2026

Apel Gelar Pasukan Operasi Pekat Jaya 2026 digelar Polda Metro Jaya, Rabu (28/1/2026). Sebanyak 675 personel gabungan diterjunkan menjaga kamtibmas jelang Ramadan. Nal
DaerahTNI / POLRI

Jelang Ramadan, Polda Metro Jaya Gelar Operasi Pekat Jaya

Inapos.id ,Jakarta — Polda Metro Jaya resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat Jaya 2026 di Lapangan Presisi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Rabu (28/1/2026).

Apel ini menjadi penanda dimulainya operasi cipta kondisi yang akan berlangsung selama 15 hari, terhitung sejak 28 Januari hingga 11 Februari 2026, di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sebanyak 675 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Pekat Jaya 2026. Ratusan personel tersebut berasal dari jajaran Polda Metro Jaya, Polres wilayah, unsur TNI, serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Operasi ini digelar sebagai langkah strategis menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif menjelang Bulan Suci Ramadan.

Operasi Pekat Jaya 2026 menyasar berbagai potensi gangguan kamtibmas yang dinilai rawan meresahkan masyarakat.

Sasaran operasi meliputi aksi tawuran, geng motor, premanisme, peredaran minuman keras ilegal, penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, penggunaan petasan, balapan liar, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas sosial dan ibadah selama Ramadan.

“Operasi ini dilaksanakan secara tegas, terukur, dan profesional, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Tujuannya agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun ibadah,” ujar Kapolda.

Menurutnya, pelaksanaan operasi difokuskan pada sejumlah wilayah rawan, seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, serta beberapa kawasan perbatasan Jakarta Selatan. Di titik-titik tersebut, Polda Metro Jaya menyiapkan pos pantau, patroli gabungan bermobil, serta peningkatan kehadiran personel di jam-jam rawan.

Selain penindakan, Polda Metro Jaya juga mengedepankan langkah pre-emtif dan preventif. Melalui Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Direktorat Binmas, kepolisian melakukan pendekatan langsung ke masyarakat, sekolah-sekolah, hingga kelompok pemuda di tingkat kelurahan yang telah dipetakan sebagai wilayah rawan tawuran.

Operasi Pekat Jaya 2026 turut menitikberatkan pada penguatan sinergi lintas sektor. Kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat, sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Seluruh rangkaian pelaksanaan operasi ini berpedoman pada nilai-nilai Program Jaga Jakarta, yakni Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah, sebagai landasan membangun stabilitas kamtibmas yang berkelanjutan, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik.

8 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *