Pertamina Patra Niaga RU Balongan Gelar First Aid Competition 2026, Perkuat Budaya K3 dan HSSE di Kilang Indramayu
INAPOS, INDRAMAYU.- Dalam rangka menyemarakkan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit (RU) Balongan menggelar First Aid Competition bertema “Satu Tindakan Cepat, Satu Nyawa Terselamatkan”, Rabu (11/2/26), di Gedung Patra Ayu, Perumahan Pertamina Bumi Patra Indramayu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan kerja dan implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di lingkungan kilang.
Ajang tahunan tersebut menunjukkan peningkatan partisipasi dibanding tahun sebelumnya, dengan total 26 tim yang terbagi dalam kategori medis dan non-medis.
Kompetisi First Aid ini tidak sekadar menguji kemampuan individu, tetapi juga mengasah kekompakan tim dalam mengeksekusi prosedur pertolongan pertama pada situasi darurat yang disimulasikan menyerupai insiden di lapangan.
Para peserta, yang terdiri dari pekerja dan mitra kerja perusahaan, diuji kemampuannya dalam melakukan tindakan darurat secara presisi, termasuk prosedur Resusitasi Jantung Paru (RJP), dengan tetap menjadikan standar K3 dan HSSE sebagai prioritas utama.
Penilaian dilakukan oleh tim juri profesional di bidang kesehatan dan keselamatan kerja, di antaranya dr. David dari International SOS, dr. Ramano Untoro Putro, dr. Ferdi Marulitua Simanjuntak, serta Taufik dari Health Kilang Balongan.
Section Head Health RU Balongan, Anharudin, menegaskan pentingnya penguasaan teknik pertolongan pertama bagi seluruh insan perusahaan.
“Tindakan cepat dan tepat bukan hanya bisa membuat satu nyawa terselamatkan, tetapi bisa beberapa nyawa akan terselamatkan,” ujarnya saat meninjau jalannya kompetisi.
Menurutnya, kompetensi pertolongan pertama merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki pekerja, khususnya di lingkungan industri berisiko tinggi seperti kilang minyak.
Manager HSSE RU Balongan, Moch. Arifin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 yang mengusung tema: “Memperkuat Akuntabilitas Kepemimpinan dan Kepatuhan Pekerja dalam Membangun Budaya HSSE Pertamina yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan.”
“Melalui kompetisi ini diharapkan pekerja Kilang Balongan memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan yang memadai saat menghadapi situasi darurat yang membutuhkan pertolongan pertama secara cepat dan tanggap,” kata Arifin.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR RU Balongan, Cecep Supriyatna, menambahkan bahwa momentum Bulan K3 Nasional 2026 diharapkan mampu mengakselerasi transformasi budaya HSSE yang lebih inklusif di lingkungan Kilang Pertamina Balongan.
“Komitmen ini menjadi pilar utama perusahaan dalam menjamin keandalan operasional kilang serta melindungi seluruh insan perusahaan. Budaya HSSE yang kuat menjadi fondasi utama untuk menjaga keandalan operasional kilang dalam memenuhi kebutuhan energi nasional,” jelas Cecep.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi Inapos
