Minggu, April 19, 2026

Opini

Kompleksitas Keberadaan TPA Kubangdeleg

INAPOS,- *Untuk di ketahui Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kubangdeleg dapat memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama terkait kontaminasi air tanah. Berikut adalah beberapa bahaya utama sampah TPA bagi masyarakat Kubangdeleg dan air tanah:*

1. Kontaminasi Air Tanah

– *Lindi (Leachate)*: Cairan yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah di TPA Kubangdeleg dapat meresap ke dalam tanah dan mencemari air tanah. Lindi mengandung berbagai zat berbahaya seperti logam berat (timbal, merkuri), senyawa organik berbahaya, dan patogen.

– *Perkolasi*: Air hujan yang meresap melalui tumpukan sampah dapat membawa polutan ke lapisan air tanah.

– *Resiko Pencemaran Sumur*: Jika TPA Kubangdeleg tidak memiliki sistem pengelolaan yang baik, air tanah di sekitarnya berisiko tercemar, sehingga sumur warga bisa terkontaminasi.

2. Dampak Kesehatan Masyarakat

– *Penyakit Infeksi*: Air tanah yang tercemar patogen (bakteri, virus) dari sampah dapat menyebabkan penyakit seperti diare, kolera, hepatitis A.

– *Keracunan*: Logam berat dan bahan kimia beracun dalam lindi dapat menyebabkan keracunan kronis jika air tanah digunakan untuk konsumsi.

– *Gangguan Reproduksi dan Perkembangan*: Paparan jangka panjang terhadap polutan tertentu dikaitkan dengan masalah kesehatan reproduksi dan perkembangan.

3. Dampak Lingkungan Lain

– *Pencemaran Udara*: Pembakaran sampah tidak terkendali di TPA Kubangdeleg dapat menghasilkan gas berbahaya (CO, dioksin) dan partikulat yang mengganggu kesehatan pernapasan.

– *Kerusakan Ekosistem*: Kontaminasi tanah dan air dapat merusak ekosistem lokal, membunuh flora dan fauna.

– *Bau Tidak Sedap dan Vektor Penyakit*: TPA Kubangdeleg yang tidak terkelola baik sering menimbulkan bau tidak sedap dan menarik vektor penyakit seperti lalat, tikus.

Itulah dampak dari sampah sekarang belum terasa kemungkinan nanti berapa tahu kedepan air tanah Kubangdeleg akan tercemar dan masyarakat kemungkinan beli untuk itu sedangkan kompensasi juga tidak menjamin itu dan banyak lagi di antaranya salah satu yang yang rencananya ibukota kabupaten Cirebon timur akan di karangwareng Sekarang sudah bergeser ke Kecamatan lain

Saya selaku warga masyarakat Kubangdeleg sangat peduli, nanti gimana nasib anak cucu kita

Sebulan ini coba kita renungkan dan harus mengambil sikap ketika hari Raya tiba.

Penulis akun Facebook @Aetor Krios

8 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *