Beranda Pemerintah Presiden Prabowo Sebut 121 Kebijakan Transformatif Dijalankan dalam 21 Bulan Pemerintahan

Presiden Prabowo Sebut 121 Kebijakan Transformatif Dijalankan dalam 21 Bulan Pemerintahan

0
5
Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Agus

INAPOS, JAKARTA.- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 21 bulan masa pemerintahannya.

Hal tersebut disampaikan dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Sidang Tahunan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan, dirinya kembali menyampaikan laporan mengenai berbagai hal yang telah dikerjakan pemerintah, hasil yang mulai dirasakan masyarakat, serta sejumlah pekerjaan yang masih harus diselesaikan.

“Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu saya ucapkan, saya kembali ke hadapan Majelis ini. Saya kembali untuk menyampaikan apa yang telah kita kerjakan, apa yang mulai kita lihat hasilnya, dan apa yang masih harus kita selesaikan,” kata Prabowo.

Menurutnya, selama 21 bulan pemerintahan, berbagai kebijakan dijalankan dengan berpedoman pada empat prinsip utama. Pertama, menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kedua, menjaga dan melindungi kepentingan nasional yang vital. Ketiga, mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu sesingkat-singkatnya. Keempat, memastikan seluruh kebijakan berorientasi pada kepentingan rakyat dan generasi penerus bangsa.

Prabowo menilai, dalam waktu kurang dari dua tahun, pemerintah telah menunjukkan bahwa keberanian dalam mengambil keputusan, kerja keras, serta semangat gotong royong mampu mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang selama puluhan tahun belum terselesaikan.

“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” ujarnya.

Swasembada Pangan Jadi Salah Satu Capaian Utama

Salah satu capaian yang disebut Prabowo sebagai hal monumental adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan dalam waktu satu tahun. Capaian tersebut lebih cepat dibandingkan target awal pemerintah yang dirancang selama empat tahun.

Dalam upaya memperkuat sektor pangan, pemerintah juga menghapus 145 aturan birokrasi dalam penyaluran pupuk. Kebijakan tersebut disebut berdampak terhadap penurunan harga pupuk sebesar 20 persen sekaligus mendorong kenaikan laba PT Pupuk Indonesia hingga 252,8 persen.

Prabowo juga menyampaikan bahwa pada tahun ini Indonesia telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas utama. Kedelapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Indonesia Klaim Tak Lagi Impor Solar

Selain pangan, pemerintah juga menyoroti capaian di sektor energi. Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mewujudkan swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis solar melalui produksi diesel berbasis B50.

Sejak 1 Juli 2026, menurut Prabowo, Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri. Kebijakan tersebut disebut mampu menghemat devisa sekitar Rp170 triliun atau setara sekitar 9,5 miliar dolar AS.

Presiden menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut bukan alasan bagi pemerintah untuk berpuas diri. Sebaliknya, hasil yang telah dicapai menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

“Sekali lagi, ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kita sadari kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” pungkas Prabowo.

Reporter: Agus

Editor: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini