PT KPI RU VI Balongan Santuni Anak Yatim di Subang, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan
INAPOS, SUBANG.- PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan terus menebar kebaikan di bulan suci Ramadan dengan berbagi kepada anak yatim. Dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar pada Sabtu (22/3/25).
General Manager PT KPI RU VI Balongan, Yulianto Triwibowo, secara langsung menyalurkan santunan sebesar Rp25 juta kepada anak-anak yatim di sekitar fasilitas Water Intake Salamdarma, Desa Kiarasari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Water Intake Facility (WIF) Salamdarma merupakan bagian penting dari unit Utilities Kilang Pertamina Balongan yang berfungsi sebagai penyedia air bersih untuk operasional kilang.
Yulianto menegaskan bahwa meskipun berjarak sekitar 60 kilometer dari Kilang Balongan, perhatian terhadap fasilitas ini serta masyarakat sekitarnya tetap menjadi prioritas.
“Kilang pasti mengalami kendala operasional jika suplai air dari Salamdarma bermasalah,” ujar Yulianto.
Ia pun berharap santunan ini membawa keberkahan serta doa dari anak-anak dan warga sekitar agar operasional unit Salamdarma tetap lancar, sehingga Kilang Balongan dapat terus beroperasi maksimal dalam memenuhi kebutuhan BBM nasional, khususnya untuk DKI Jakarta dan sekitarnya.
Selain santunan kepada anak yatim, Kilang Pertamina Balongan juga menyalurkan paket sembako kepada 526 kepala keluarga yang tinggal di sepanjang jalur pipa air dari Salamdarma Subang hingga Balongan Indramayu.
Area Manager Communication, Relation, and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menambahkan bahwa pihaknya secara rutin menyalurkan bantuan untuk kegiatan sosial, lingkungan, pendidikan, hingga keagamaan di Salamdarma sebagai bentuk sinergi dengan masyarakat sekitar.
“Kami harap warga sekitar Salamdarma dan jalur pipa air RU VI turut menjaga fasilitas ini demi kelancaran operasional kilang,” ujar Zulkifli.
Melalui berbagai aksi sosial ini, PT KPI RU VI Balongan menunjukkan komitmen untuk terus berbagi dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat, sekaligus memastikan kelancaran operasional kilang demi ketahanan energi nasional. (DS)
