Beranda Uncategorized Warga Hadang Truk Limbah PT Indowooyang, Deposit Jutaan Rupiah Belum Jelas

Warga Hadang Truk Limbah PT Indowooyang, Deposit Jutaan Rupiah Belum Jelas

0
8

 

INAPOS. CIREBON – Penghentian penyaluran limbah ubi oleh PT Indowooyang memicu protes puluhan warga di sekitar pabrik yang berlokasi di Jalan Nyi Gede Cangkring, Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

Warga menghadang truk pengangkut limbah yang hendak keluar dari area pabrik. Mereka mempertanyakan kebijakan perusahaan yang menghentikan penyaluran limbah kepada masyarakat lokal, sementara sebuah truk berpelat nomor luar daerah terlihat masuk untuk mengangkut limbah.

Persoalan tersebut bukan sekadar penghentian pasokan. Warga mengaku telah menyetorkan uang deposit hingga jutaan rupiah untuk mendapatkan jatah limbah sesuai antrean dan kesepakatan sebelumnya. Namun, hingga kini, mereka belum memperoleh kejelasan mengenai nasib uang yang telah dibayarkan.

Beni, salah seorang warga penerima manfaat limbah, mengaku kecewa karena penghentian penyaluran tersebut tidak disertai kepastian mengenai pengembalian deposit.

“Kami sudah deposit uang, ada yang jutaan rupiah. Janjinya limbah terus dikasih sesuai antrean. Tapi sekarang tiba-tiba distop. Uang kami bagaimana?” ujar Beni saat menyampaikan protes. Jum’at (30/10/2026)

Menurut dia, deposit tersebut merupakan jaminan untuk memperoleh limbah secara rutin. Selama ini, warga memanfaatkan limbah palawija jenis ubi untuk dijual kembali maupun diolah menjadi bahan baku pakan ternak.

Besaran deposit yang disetorkan warga bervariasi, bergantung pada jenis dan jumlah limbah yang akan diambil.

Beni menegaskan, warga tidak mempermasalahkan apabila perusahaan memiliki kebijakan baru. Namun, mereka meminta agar hak dan uang deposit yang telah dibayarkan tidak diabaikan.

“Kami bukan minta gratis. Kami bayar deposit. Kalau memang mau distop, kembalikan uang kami. Jangan digantung seperti ini,” keluhnya.

Truk dari luar daerah masuk, warga pertanyakan kebijakan perusahaan

Kekecewaan warga semakin memuncak ketika sebuah truk berpelat nomor luar daerah terlihat masuk ke area pabrik untuk mengangkut limbah.

Warga menilai kebijakan tersebut tidak adil karena masyarakat sekitar yang sebelumnya mendapatkan pasokan justru tidak lagi memperoleh limbah, sementara kendaraan dari luar Cirebon disebut masih bisa mengangkutnya.

Situasi semakin memanas ketika truk yang telah memuat limbah hendak meninggalkan area pabrik. Warga kemudian menghadang kendaraan tersebut dan meminta sopir tidak membawa muatan sebelum ada kejelasan dari pihak perusahaan.

“Kami tidak terima. Katanya limbah disetop, tapi kenapa truk dari luar kota bisa masuk dan angkut limbah? Ini namanya kami dibohongi,” ujarnya.

Aksi penghadangan tersebut diwarnai adu argumen antara warga dan pihak manajemen pabrik.

Warga mendesak perusahaan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alasan penghentian penyaluran limbah kepada masyarakat lokal, termasuk kepastian apakah kerja sama pemanfaatan limbah masih dapat dilanjutkan.

Mereka berharap perusahaan kembali membuka kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan limbah sesuai antrean dan kesepakatan yang sebelumnya berlaku.

Namun, apabila kebijakan tersebut memang telah berubah dan penyaluran limbah tidak lagi dilanjutkan, warga meminta perusahaan segera mengembalikan uang deposit yang telah mereka setorkan.

Manajemen belum memberikan penjelasan

Sementara itu, Danu, General Affair PT Indowooyang, saat dikonfirmasi belum dapat memberikan keterangan mengenai penghentian penyaluran limbah kepada warga maupun persoalan uang deposit tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan dari pihak perusahaan mengenai alasan penghentian pasokan, mekanisme pengembalian deposit, maupun kepastian kelanjutan kerja sama dengan masyarakat sekitar.

Warga berharap persoalan tersebut segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut dan memberikan kepastian terhadap uang yang telah mereka setorkan.

Reporter : Didin

Editor : Tim Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini