Kamis, April 16, 2026

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati buka sosialisasi SPMB. Kris
Sosial

Sosialisasi SPMB, Pemkot Cirebon Tegaskan Komitmen Pendidikan yang Inklusif dan Adil

INAPOS, KOTA CIREBON.- Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pendidikan secara resmi menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026, Rabu (11/6/25), bertempat di Aula Dinas Pendidikan.

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, sebagai langkah awal menyambut transformasi besar dalam mekanisme penerimaan peserta didik baru di wilayah Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Siti Farida menekankan bahwa SPMB bukan sekadar perubahan nama dari sistem PPDB, melainkan bagian dari reformasi menyeluruh di sektor pendidikan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025.

“SPMB dirancang untuk lebih inklusif, adil, dan transparan. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kota Cirebon memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas, tanpa hambatan sosial maupun ekonomi,” ujar Wakil Wali Kota.

Sistem SPMB menghadirkan beberapa jalur penerimaan, antara lain jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Keempat jalur tersebut dinilai strategis dalam mendukung pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu, penyandang prestasi akademik maupun non-akademik, serta keluarga yang mengalami perpindahan tempat tinggal.

Namun demikian, Wakil Wali Kota mengingatkan bahwa keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada peran aktif masyarakat.

“Kebijakan pendidikan tidak akan berdampak jika tidak dipahami dan didukung masyarakat. Sosialisasi ini menjadi jembatan antara pemerintah, satuan pendidikan, dan warga,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan pesan tegas agar semua pemangku kepentingan—Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga orang tua—menjaga integritas dan menolak segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan SPMB. “Hindari segala bentuk titipan atau manipulasi data. Mari kita utamakan masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem dengan asas objektif, transparan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi.

“Kami berkomitmen penuh terhadap pelaksanaan SPMB yang berkeadilan. Seluruh informasi pendaftaran akan disampaikan terbuka melalui kanal resmi Disdik,” jelas Kadini.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses seleksi, agar berjalan lancar, jujur, dan penuh semangat gotong royong. “Kita ingin SPMB tidak hanya menjadi alat seleksi, tapi juga refleksi dari karakter masyarakat Cirebon yang menjunjung nilai keadilan, transparansi, dan kepedulian sosial,” pungkasnya.

Reporter: Kris 

Editor: Redaksi Inapos 

8 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *