Kerjasama PT.KAI Logistik dan PT. SLS Sarat Kejanggalan
INAPOS, JAKARTA,- Adanya penyimpangan ditubuh BUMN dalam skala makro membuat anggota Komisi VI DPR RI Asep Wahyuwijaya ikut bicara.
Dikutip dari kedaipena.com, Asep menyampaikan bahwa pentingnya perbaikan itu diperlukan lantaran kondisi keuangan negara saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Hal ini Ia sampaikan menanggapi dugaan penyimpangan dalam kerja sama antara PT KAI Logistik anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT Sentosa Laju Sejahtera (SLS).
Kerja sama PT KAI Logistik dengan PT SLS yang dianggap sejumlah pihak sarat kejanggalan dan berpotensi merugikan negara, terutama terkait pemanfaatan aset negara di Stasiun Kramasan, Sumatera Selatan.
“Dan salah satu faktor yang harus dibenahi cepat adalah soal tata kelola di tubuh BUMN,” kata Asep di Jakarta, Sabtu,(21/6/2025) seperti dikutip dari laman kedaipena.com.
Penyimpangan dalam kerja sama PT KAI Logistik dengan PT. SLS dapat segera diperbaiki dan diobati.
“Jadi, atas apa yang terjadi di PT KAI Logistik pun jika memang terbukti ada toksiknya, yaa harus segera diobati,” tutur Asep.
Asep menyebut, jika tidak diobati segera maka agenda besar Danantara ke depan bisa terganggu.Terkhusus, bila perusahaan pelat merah yang berada di dalam Danantara tidak merubah prilakunya atau tak diluruskan jika melakukan penyimpangan.
“Agenda besar Danantara ke depan bisa terganggu jika perusahaan-perusahaan pelat merah (BUMN) di dalamnya tak merubah perilakunya atau tak diluruskan jika melakukan penyimpangan,” pungkas Asep.
Terkait hal ini, redaksi mencoba meminta tanggapan kepada PT. KAI Logistik melalui email resminya, belum mendapat jawaban.
