Divisi Humas Polri Raih Predikat WBK, Kapolri: Terus Jaga Integritas dan Layani Masyarakat dengan Hati
INAPOS, JAKARTA.- Divisi Humas Polri meraih penghargaan prestisius berupa predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri, yang digelar di Gedung Mutiara PTIK, Jakarta, Kamis (19/6/25).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo kepada Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan membangun Zona Integritas menuju WBK secara mandiri di lingkungan Polri.
Tak hanya Divisi Humas, sebanyak 22 Satuan Kerja (Satker) lainnya juga menerima penghargaan serupa berdasarkan hasil evaluasi tahun 2024.
“Sebanyak 22 unit kerja mendapat predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) berdasarkan hasil evaluasi pembangunan zona integritas menuju WBK mandiri di lingkungan Polri,” bunyi salah satu poin dalam surat keputusan Kapolri.
Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa raihan ini harus menjadi semangat untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan pelayanan publik.
“Selamat kepada para Satker yang telah mendapatkan predikat WBK. Terus tingkatkan kehadiran, berikan kemudahan, serta berorientasi pada kepentingan dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Kapolri.
Sementara itu, Irjen Pol. Sandi Nugroho menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini dan menyebut penghargaan tersebut sebagai kado terindah dari Kapolri menjelang Puncak Hari Bhayangkara ke-79.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja sama seluruh jajaran Divisi Humas Polri yang selalu bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada media dan masyarakat,” tutur Irjen Sandi.
Ia menegaskan bahwa penghargaan WBK ini bukan akhir, melainkan awal dari komitmen untuk terus berinovasi dan mewujudkan Polri yang Presisi.
“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penghargaan ini tidak menjadikan kami berpuas diri, namun justru menjadi motivasi untuk terus berbenah dan berinovasi,” pungkasnya.
Reporter: Zaenal
Editor: Redaksi Inapos
