KAI Daop 3 Cirebon Ganti Ribuan Material Rel Sepanjang 2025
INAPOS, KOTA CIREBON.- PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) terus berkomitmen meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Sepanjang tahun 2025, perusahaan pelat merah ini gencar melakukan perbaikan serta penggantian material prasarana jalan rel di wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menjaga keandalan operasional dan kualitas layanan transportasi publik.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa kegiatan pemeliharaan dan penggantian material prasarana ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keselamatan dan efisiensi perjalanan kereta api.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur demi kenyamanan serta keselamatan pelanggan. Ini juga sejalan dengan visi KAI dalam menggerakkan transportasi berkelanjutan yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Muhibbuddin, Selasa (4/11/25).
Selama periode Januari hingga Oktober 2025, KAI mencatat sejumlah capaian signifikan dalam upaya perawatan prasarana, antara lain:
- Penggantian rel baru sepanjang 2.700 meter, untuk memperkuat struktur dan memperpanjang usia pakai jalur kereta.
- Penggantian 13.662 batang bantalan beton serta 1.400 batang bantalan sintetis, guna meningkatkan stabilitas jalur rel.
- Penggantian balas sebanyak 27.360 m³, untuk menjaga daya tahan dan kestabilan pondasi rel terhadap beban operasional.
- Pemasangan 21 unit wesel baru, yang berfungsi mengatur perpindahan jalur kereta dengan aman dan lancar.
Menurut Muhibbuddin, penggantian wesel menjadi salah satu prioritas penting karena berperan besar dalam efisiensi dan keselamatan operasional. “Wesel merupakan komponen vital dalam sistem perkeretaapian. Penggantian ini kami lakukan untuk mengurangi potensi gangguan dan memastikan perpindahan jalur berjalan dengan aman,” jelasnya.
Selain aspek teknis, langkah ini juga mendukung peningkatan kecepatan perjalanan kereta api serta frekuensi operasional yang semakin padat. KAI menargetkan agar seluruh jalur di wilayah Daop 3 Cirebon mampu mendukung kecepatan dan ketepatan waktu perjalanan secara maksimal.
Hasil dari upaya tersebut terlihat dari peningkatan kinerja on time performance (OTP). Selama periode Januari–Oktober 2025, ketepatan waktu keberangkatan kereta api mencapai 99,78 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan mencapai 97,78 persen.
“Ketepatan waktu merupakan salah satu faktor utama yang membuat masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan. Karena itu, kami terus berkomitmen menjaga performa ini dengan melakukan perawatan dan peningkatan infrastruktur secara berkelanjutan,” tambah Muhibbuddin.
Ia menegaskan, perawatan prasarana bukan hanya untuk memenuhi standar operasional, tetapi juga menjadi langkah proaktif dalam menjaga keselamatan perjalanan.
“Perawatan dan penggantian material ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menghadirkan moda transportasi yang andal, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi Inapos
