Jumat, April 24, 2026

Implementasi nilai ESG (Environmental, Social, and Governance) di KAI Daop 3 Cirebon. Foto: Istimewa
DaerahEkonomi dan Bisnis

KAI Daop 3 Cirebon Gencarkan Go Green Movement dan Program Clean Energy Day

INAPOS, KOTA CIREBON.- Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui implementasi nilai ESG (Environmental, Social, and Governance) yang berkelanjutan di lingkungan kerja.

Sebagai bagian dari langkah nyata tersebut, KAI Daop 3 Cirebon menginisiasi program Go Green Movement, yang berfokus pada pengurangan emisi karbon sekaligus peningkatan kualitas hidup pegawai.

Program ini melibatkan seluruh karyawan melalui berbagai aksi konkret, seperti penerapan Clean Energy Day setiap hari Kamis dengan tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak, pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai, serta larangan mengonsumsi makanan dengan kemasan plastik dan kardus di area kerja.

Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon juga mendorong efisiensi energi melalui penghematan penggunaan listrik dan air. Upaya penghijauan pun dilakukan dengan menghadirkan tanaman hijau di ruang kerja guna meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan lingkungan kerja.

Tidak hanya itu, perusahaan juga menerapkan sistem pemilahan sampah yang terbagi menjadi organik, anorganik, dan bahan berbahaya serta beracun (B3). Digitalisasi administrasi juga terus digalakkan sebagai langkah mengurangi penggunaan kertas.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target keberlanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.

“Gerakan Go Green ini bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran di antara karyawan bahwa setiap langkah kecil memiliki dampak besar. Dengan lingkungan kerja yang lebih bersih dan sehat, kami percaya produktivitas dan kesejahteraan karyawan juga akan meningkat,” ujarnya pada Kamis (23/4/26).

Muhibbuddin menambahkan, inisiatif tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk ikut berkontribusi dalam mengurangi jejak karbon dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Langkah kecil yang sudah dilakukan ini pasti memiliki dampak besar. Kami ingin menunjukkan bahwa transformasi menuju operasional yang ramah lingkungan dapat dimulai dari lingkungan kerja sehari-hari, demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutupnya.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi Inapos 

 

57 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *