INAPOS, KOTA CIREBON.- Semangat kemerdekaan terasa berbeda di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, KAI Daop 3 Cirebon menghadirkan serangkaian kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri dengan pelanggan sekaligus mengajak masyarakat membangun budaya keselamatan perkeretaapian.
Rangkaian kegiatan tersebut dikemas melalui berbagai aktivitas, mulai dari Sapa Pelanggan, program “Upgrade Seat” bagi pelanggan KA 121 Cakrabuana, lomba bersama pelanggan di Stasiun Cirebon, hingga sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang bersama komunitas pecinta kereta api.
Semarak kemerdekaan bahkan terasa sejak pelanggan tiba di stasiun. Para frontliner KAI, khususnya petugas loket dan customer service, tampil berbeda dengan mengenakan busana bertema pahlawan saat memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Penampilan tersebut menjadi bagian dari cara KAI Daop 3 Cirebon menghadirkan nuansa perjuangan dan nasionalisme dalam aktivitas pelayanan sehari-hari.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, dengan mengenakan pakaian yang merepresentasikan para pahlawan Indonesia, para petugas tetap menjalankan tugas melayani pelanggan sekaligus menyapa dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di stasiun.
“Momentum kemerdekaan ini kami manfaatkan untuk menghadirkan suasana yang berbeda bagi pelanggan. Para frontliner kami, termasuk petugas loket dan customer service, ikut mengambil bagian dengan mengenakan busana bertema pahlawan. Kami ingin semangat perjuangan para pahlawan juga tercermin dalam semangat insan KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Muhibbuddin pada Selasa (18/8/26).
Salah satu kegiatan yang menghadirkan kejutan bagi pelanggan adalah program “Upgrade Seat” pada KA 121 Cakrabuana. Melalui program tersebut, sejumlah pelanggan yang semula melakukan perjalanan di kelas ekonomi mendapatkan kesempatan menikmati perjalanan di kelas eksekutif.
Program ini menjadi bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan pada momentum HUT ke-81 RI.
“Momentum kemerdekaan ini kami manfaatkan untuk menghadirkan kebahagiaan secara langsung kepada pelanggan. Melalui program upgrade seat, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi pelanggan yang menggunakan KA Cakrabuana. Bagi kami, pelanggan merupakan bagian penting dalam perjalanan KAI untuk terus tumbuh dan memberikan pelayanan terbaik,” kata Muhibbuddin.
Semarak kemerdekaan juga hadir di Stasiun Cirebon. KAI Daop 3 Cirebon mengajak pelanggan berpartisipasi dalam berbagai lomba bernuansa kemerdekaan.
Aktivitas tersebut menciptakan suasana yang lebih hangat dan penuh keceriaan di tengah aktivitas perjalanan kereta api. KAI ingin menjadikan stasiun tidak hanya sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan kereta api, tetapi juga sebagai ruang interaksi yang mempertemukan insan KAI dengan pelanggan dalam suasana yang lebih dekat dan humanis.
“Lomba bersama pelanggan ini menjadi cara sederhana bagi kami untuk merayakan kemerdekaan bersama. Kami ingin pelanggan yang berada di stasiun juga dapat merasakan semarak HUT ke-81 RI dan membawa pulang pengalaman positif selama menggunakan layanan kereta api,” ujar Muhibbuddin.
Tidak hanya menghadirkan kegiatan hiburan, KAI Daop 3 Cirebon juga menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai kesempatan memperkuat edukasi keselamatan kepada masyarakat.
Bersama komunitas pecinta kereta api, KAI melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, yakni JPL 346 Jalan Lawanggada dan JPL 200 Jalan Slamet Riyadi, Krucuk.
Menariknya, kegiatan sosialisasi dilakukan dengan mengenakan busana khas Indonesia. Pesan keselamatan pun disampaikan dengan balutan semangat kebudayaan dan kebersamaan sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat pengguna jalan kembali diingatkan untuk selalu mematuhi aturan ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengendara diminta berhenti ketika palang pintu mulai ditutup atau terdapat tanda kereta api akan melintas serta tidak menerobos perlintasan demi keselamatan bersama.
“Keselamatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kereta api membutuhkan jarak yang panjang untuk berhenti dan tidak dapat melakukan pengereman secara mendadak. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu disiplin, berhenti ketika akan melintasi perlintasan sebidang, dan tidak menerobos palang pintu. Keselamatan jauh lebih penting daripada terburu-buru mengejar waktu,” tegas Muhibbuddin.
Keterlibatan komunitas pecinta kereta api dalam sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya KAI memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Komunitas diharapkan dapat menjadi mitra KAI dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di sekitar jalur dan perlintasan kereta api.
Rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di KAI Daop 3 Cirebon menjadi wujud semangat perusahaan dalam menerjemahkan makna kemerdekaan melalui pelayanan, kebersamaan, nasionalisme, dan kepedulian terhadap keselamatan.
Mulai dari frontliner yang mengenakan busana pahlawan, memberikan kejutan kepada pelanggan melalui program “Naik Kelas”, menghadirkan keceriaan melalui lomba bersama pelanggan, hingga turun langsung ke perlintasan sebidang untuk mengedukasi masyarakat.
“Bagi kami, semangat kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita merayakannya, tetapi juga bagaimana kita terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Kami ingin semangat HUT ke-81 RI ini hadir dalam setiap pelayanan KAI, dalam setiap perjalanan pelanggan, dan dalam setiap upaya menjaga keselamatan masyarakat,” pungkas Muhibbuddin.
Dari Cirebon, KAI Daop 3 mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun Indonesia yang semakin maju, guyub, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas perjalanan.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi








