Kilang Balongan Perkuat Sinergi dengan Kementerian ESDM untuk Hadapi Tantangan Energi Nasional
INAPOS, INDRAMAYU.- Kilang Balongan menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Komersialisasi dan Transportasi Migas, Satya Hangga Yudha Widya Putra, pada Senin (28/7/25).
Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara regulator dan operator dalam memastikan keberlanjutan ketahanan energi nasional.
Agenda kunjungan diisi dengan diskusi bersama Tim Manajemen Kilang Balongan, membahas tantangan operasional, komersial, dan strategi inovasi untuk menjawab dinamika pasar energi.
General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi peluang berharga bagi pihaknya untuk menyampaikan langsung tantangan dan masukan dari para perwira kilang.
“Ini adalah kesempatan berharga untuk berdiskusi secara langsung mengenai tantangan operasional dan komersial yang kami hadapi. Kami siap bekerja keras dan berinovasi demi menjaga pasokan energi bagi masyarakat,” ujar Yulianto.
Yulianto menegaskan, dukungan dan arahan dari Kementerian ESDM sangat dibutuhkan agar Kilang Balongan tetap beroperasi andal, efisien, dan mampu berkontribusi maksimal bagi ketahanan energi nasional.
Dalam arahannya, Satya Hangga Yudha Widya Putra menekankan pentingnya inovasi, efisiensi, serta respons kilang terhadap kebutuhan pasar.
“Tantangan ke depan bukan hanya soal volume produksi, tetapi juga bagaimana kilang mampu melakukan diversifikasi produk bernilai tinggi, sekaligus mengedepankan aspek sosial dan lingkungan,” ujarnya.
Satya menambahkan, hasil diskusi ini akan menjadi masukan penting bagi Kementerian ESDM untuk memperkuat daya saing kilang nasional, termasuk Kilang Balongan sebagai salah satu aset strategis bangsa.
Usai diskusi, rombongan melakukan kunjungan lapangan (site visit) ke sejumlah unit vital untuk melihat lebih dekat proses bisnis dan kompleksitas operasional kilang.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Mohamad Zulkifli, menegaskan bahwa seluruh inovasi dan efisiensi yang dilakukan bermuara pada kelancaran pasokan BBM bagi masyarakat.
“Kelancaran produksi energi adalah wujud kontribusi nyata kami dalam mendukung roda ekonomi dan aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Zulkifli juga menekankan komitmen Kilang Balongan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk terus berkontribusi dalam pembangunan wilayah Indramayu. Program ini meliputi sektor sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin beroperasi secara bertanggung jawab sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih lestari dan sehat bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Reporter: Kris
Editor: Redaksi Inapos
