INAPOS, KOTA CIREBON.- Harapan masyarakat Larangan Utara dan Larangan Selatan, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, akhirnya mulai terwujud. Setelah puluhan tahun mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat difungsikan, Jembatan Gantung Kecapi yang melintasi Sungai Cikalong resmi memasuki tahap pembangunan kembali, Kamis (16/7/2026).
Jembatan yang berada di perbatasan RW 02 Larangan Utara dan RW 18 Larangan Selatan itu selama bertahun-tahun tidak dapat digunakan karena kondisinya yang rapuh dan membahayakan keselamatan. Akibatnya, warga harus memutar melalui jalur alternatif untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pembangunan kembali jembatan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, meningkatkan akses antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Proyek pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian Kodim 0614/Kota Cirebon dalam membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan warga dalam mendukung pemerataan pembangunan.
Ketua RW 02 Kelurahan Kecapi, Miskadi, mengaku bersyukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0614/Kota Cirebon dan semua pihak yang telah mewujudkan pembangunan Jembatan Gantung Kecapi. Sudah puluhan tahun jembatan ini rusak dan tidak bisa digunakan. Dengan dibangunnya kembali jembatan ini, kami berharap aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan perekonomian warga dapat semakin berkembang,” ujarnya.
Warga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat Larangan Utara, Larangan Selatan, maupun warga di wilayah sekitarnya.
Babinsa Kelurahan Kecapi, Sertu Asep Hardiana, yang turut mendampingi proses pembangunan mengatakan, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk penyediaan infrastruktur.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Gantung Kecapi menjadi bukti nyata kepedulian TNI melalui Kodim 0614/Kota Cirebon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat. Pembangunan Jembatan Gantung Kecapi ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semoga proses pembangunan berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi seluruh warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Sertu Asep.
Sementara itu, Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Kecapi merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai sarana penghubung yang akan mendukung aktivitas warga sekaligus meningkatkan roda perekonomian di kawasan tersebut.
“Kami berharap pembangunan Jembatan Gantung Kecapi dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. TNI melalui Kodim 0614/Kota Cirebon akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif membantu percepatan pembangunan serta mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jembatan Gantung Kecapi setelah pembangunannya selesai agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang sebagai fasilitas umum yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
Reporter: Kris
Editor: RedaksiÂ








