Beranda TNI-Polri Operasi TNI di Papua Utamakan Kemanusiaan dan Keselamatan Warga

Operasi TNI di Papua Utamakan Kemanusiaan dan Keselamatan Warga

0
5

INAPOS, PAPUA.- Komando Operasi (Koops) TNI Habema menegaskan fokus utama pelaksanaan operasi di wilayah Papua tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata.

TNI juga memprioritaskan penyelamatan masyarakat, evakuasi korban konflik, serta pemulihan kehidupan warga di daerah terdampak gangguan keamanan.

Demikian penegasan Panglima Koops (Pangkoops) TNI Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, saat ditemui awak media.

Mayjen Lucky menyampaikan pihaknya telah menyiagakan personel di sejumlah wilayah rawan. Kehadiran pasukan tersebut diemban untuk menjalankan misi kemanusiaan.

“Saat ini kita sedang menyiapkan proses evakuasi. Keselamatan seluruh masyarakat di Papua menjadi prioritas. Kita berusaha semaksimal mungkin melindungi masyarakat dalam rangka mewujudkan Papua yang damai,” ujar Lucky.

Koops TNI Habema saat ini masih terus melakukan proses pencarian dan evakuasi terhadap korban meninggal dunia di wilayah konflik tanpa membeda-bedakan latar belakang warga.

Selain tugas pencarian, Mayjen Lucky secara tegas mengecam aksi kekerasan oleh kelompok bersenjata yang berulang kali menyasar masyarakat sipil dan mengganggu rasa aman warga.

Sebagai langkah pemulihan, TNI mengawal warga agar dapat kembali beraktivitas secara aman, seperti berkebun dan mencari kebutuhan hidup di hutan.

TNI juga memberikan pendampingan di bidang pertanian guna membangkitkan kembali roda perekonomian lokal.

Melalui kegiatan teritorial, Koops TNI Habema bersama jajaran satuan tugas membagikan sekitar 500 paket sembako, perlengkapan sekolah, alat tulis, hingga seragam sekolah bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Koops TNI Habema berencana membangun rumah ibadah di sejumlah wilayah terpencil Papua secara swadaya untuk mempererat kebersamaan dan toleransi.

Mengenai pemetaan kondisi keamanan, Mayjen Lucky mengakui masih terdapat sejumlah titik rawan di kawasan pedalaman. Meski begitu, pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas utama.

Ia turut menyerukan ajakan kepada anggota kelompok separatis yang masih berada di hutan untuk kembali ke tengah masyarakat.

“Kami mengajak mereka kembali hidup bersama masyarakat, bekerja, mencari nafkah, dan membangun Papua secara damai. Mereka adalah saudara-saudara kita yang harus terus dirangkul,” pungkasnya. (oni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini