Beranda Politik PAN Kota Cirebon Mulai Susun Strategi Politik, Incar Suara Anak Muda dan...

PAN Kota Cirebon Mulai Susun Strategi Politik, Incar Suara Anak Muda dan Tambah Kursi

0
70
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Cirebon. Kris

INAPOS, KOTA CIREBON – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus melantik pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Cirebon, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan yang digelar dalam satu rangkaian tersebut menjadi momentum konsolidasi internal PAN Kota Cirebon sekaligus persiapan menghadapi dinamika politik menjelang tahun politik mendatang.

Pelantikan pengurus DPC turut dihadiri Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah yang juga menjabat Sekretaris Fraksi PAN DPR RI.

Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, mengatakan konsolidasi organisasi menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan partai menghadapi tantangan politik ke depan.

Menurut Aldyan, PAN tidak ingin membangun kedekatan dengan masyarakat hanya ketika momentum pemilihan umum tiba. Sebaliknya, partai harus hadir di tengah masyarakat dengan memahami persoalan yang dihadapi dan menawarkan solusi.

“Karena kita sebentar lagi akan masuk tahun politik, identitas PAN yang selalu dibangun adalah tidak menunggu ketika waktu pemilihan untuk terjun di masyarakat. Kami membangun identitas dan solusi,” ujar Aldyan.

Ia menyebut salah satu tantangan yang harus dihadapi PAN adalah kepastian waktu pelaksanaan pemilu berikutnya. Hal tersebut berkaitan dengan dinamika ketentuan mengenai apakah Pemilu 2029 atau 2031.

Selain persoalan jadwal pemilu, PAN Kota Cirebon juga memberikan perhatian terhadap kelompok pemilih muda, terutama generasi Z dan milenial.

Aldyan menyebut secara nasional jumlah Gen Z dan generasi milenial mencapai sekitar 145 juta orang. Meski demikian, ia mengaku belum memiliki data khusus dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai komposisi Gen Z dan milenial di Kota Cirebon.

Menurutnya, karakter pemilih muda perlu dipahami dengan pendekatan yang berbeda. Gen Z dan milenial dinilai lebih kritis serta cenderung tertarik pada penyelesaian persoalan nyata dibandingkan sekadar retorika politik.

Karena itu, PAN berencana membangun komunikasi dengan kalangan anak muda melalui berbagai aktivitas sosial dan komunitas tanpa selalu membawa pesan politik secara langsung.

“Pendekatannya kita bisa melalui mini soccer, event-event seperti lari, padel, atau sekadar ngopi dan bincang-bincang, tetapi tidak bermuara langsung ke politik,” katanya.

Aldyan menilai pendekatan tersebut penting karena sebagian anak muda masih memiliki pandangan negatif terhadap politik. Padahal, menurutnya, hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat tidak terlepas dari kebijakan dan keputusan politik.

“Teman-teman Gen Z dan milenial kadang-kadang melihat politik itu macam-macamlah, hal yang tidak baik. Namun pada faktanya seluruh kehidupan, seluruh aspek kehidupan kita dipengaruhi oleh politik,” ujarnya.

Ia mengatakan strategi pendekatan kepada generasi muda tersebut menjadi salah satu upaya PAN membangun basis dukungan secara berkelanjutan. Kegiatan olahraga, komunitas hingga diskusi santai dinilai dapat menjadi ruang untuk memperluas komunikasi dengan anak muda.

Target Tambah Kursi

Terkait target politik, Aldyan mengatakan PAN Kota Cirebon akan menggunakan perhitungan rasional dengan mempertimbangkan posisi partai saat ini.

“Target ke depan kalau menghitung secara rasional dengan posisi partai middle, kita di lima kursi,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Barat, Ivan Fadilla, mengatakan pelantikan DPC merupakan bagian dari agenda konsolidasi struktur PAN di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Ia menyebut pada agenda tersebut, wilayah Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu menjadi bagian dari daerah yang melaksanakan pelantikan pengurus DPC.

“Alhamdulillah lima DPC tadi sudah dilantik dan program-programnya, hari ini dilanjutkan lagi dengan rakernya. Intinya adalah konsolidasi partai,” kata Ivan.

Menurutnya, setelah struktur DPW dan DPD terbentuk, PAN kini terus melengkapi struktur hingga tingkat DPC. Selanjutnya, konsolidasi akan dilanjutkan dengan pembentukan dan penguatan struktur ranting serta rayon.

Ivan juga menekankan pentingnya kader PAN untuk hadir membantu masyarakat. Bantuan tersebut, kata dia, tidak selalu harus berupa pemberian materi, tetapi juga dapat dilakukan melalui advokasi agar masyarakat bisa mengakses program-program pemerintah.

“Tidak harus memberikan sesuatu, tapi memberikan advokasi kepada masyarakat bagaimana mendapatkan program-program pemerintah yang sudah dijalankan,” ujarnya.

Ia menambahkan, PAN Jawa Barat menargetkan struktur partai semakin solid di seluruh daerah. Konsolidasi hingga tingkat bawah diharapkan mampu memperkuat mesin partai menghadapi agenda politik mendatang.

Ivan juga memberikan apresiasi terhadap semangat kader dan struktur PAN di Kota Cirebon. Ia mengakui Kota Cirebon sebelumnya belum memiliki keterwakilan dari PAN di DPRD Provinsi Jawa Barat maupun DPR RI.

Namun, melihat antusiasme kader serta struktur DPD dan DPC PAN Kota Cirebon, Ivan optimistis kondisi tersebut dapat berubah pada masa mendatang.

“Saya melihat antusiasnya, semangatnya luar biasa dari struktur DPC dan DPD Kota Cirebon. Saya punya insting bahwa ke depan Kota Cirebon akan menjadi lebih besar dan insyaallah ada PR (pekerjaan rumah) di provinsi dan DPR RI bisa terwujud,” pungkasnya.

Reporter: Kris

Editor: Redaksi

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini