INAPOS, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) mengembangkan inovasi digital JAK-Respond. Dashboard terpadu ini mengintegrasikan informasi lokasi GPS Handy Talky (HT) TETRA, kamera pengawas (CCTV), kondisi lalu lintas, hingga informasi cuaca dalam satu peta digital.
Inovasi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan layanan perangkat dan sistem komunikasi internal pemerintah. Selain itu, JAK-Respond diharapkan dapat mempercepat koordinasi penanganan kondisi darurat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jakarta.
Sebelum adanya JAK-Respond, informasi operasional seperti lokasi petugas, tayangan CCTV, dan kondisi lalu lintas tersedia melalui sejumlah aplikasi yang terpisah. Akibatnya, operator harus mengakses beberapa sistem sekaligus untuk mendapatkan gambaran situasi di lapangan.
Kepala UP Pengelola Jaringan Sistem Elektronik Diskominfotik DKI Jakarta, Aditia Prana Kusuma, mengatakan JAK-Respond hadir untuk menyederhanakan proses pencarian, pemantauan, dan penyampaian informasi melalui satu dashboard terintegrasi.
Menurutnya, platform tersebut dilengkapi sejumlah fitur utama, mulai dari peta digital berbasis Geographic Information System (GIS), pemantauan lokasi petugas melalui GPS HT TETRA, integrasi tayangan CCTV, informasi kondisi lalu lintas, hingga informasi cuaca.
“Melalui fitur tersebut, operator pusat komando atau command center dapat mengetahui kondisi lokasi kejadian, memantau keberadaan petugas di sekitar lokasi, dan memperoleh informasi pendukung untuk mempercepat koordinasi serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan,” ujar Aditia, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, pengembangan JAK-Respond dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah, khususnya Dinas Perhubungan serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.
Kolaborasi tersebut mencakup koordinasi kebutuhan sistem, pengembangan aplikasi, pelaksanaan uji coba, hingga sosialisasi kepada para pengguna.
Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan JAK-Respond mampu mempercepat proses perolehan informasi operasional dibandingkan dengan penggunaan aplikasi secara terpisah.
“Hal ini menunjukkan bahwa integrasi informasi dalam satu dashboard dapat meningkatkan efisiensi kerja operator dan mendukung koordinasi petugas di lapangan,” katanya.
Aditia menambahkan, pengembangan JAK-Respond merupakan salah satu langkah transformasi digital Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kehadiran platform ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antarperangkat daerah, terutama dalam pertukaran informasi dan koordinasi penanganan berbagai kejadian di wilayah Jakarta.
Ke depan, pengembangan aplikasi akan difokuskan pada perluasan pemanfaatan oleh perangkat daerah terkait, penyempurnaan fitur berdasarkan kebutuhan pengguna, serta penguatan integrasi informasi operasional.
“Ke depan, pengembangan aplikasi akan terus diarahkan pada perluasan pemanfaatan oleh perangkat daerah terkait, penyempurnaan fitur berdasarkan kebutuhan pengguna, serta penguatan integrasi informasi operasional,” tandasnya.
Reporter: Agus
Editor: Redaksi








