Kamis, April 16, 2026

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangannya di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 29 Agustus 2025. (Foto: BPMI Setpres)
NasionalHeadlinePemerintah

Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa Atas Insiden Demonstrasi, Pastikan Keluarga Ojol yang Tewas Dapat Jaminan Hidup

INAPOS, JAKARTA.- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas insiden yang terjadi dalam aksi demonstrasi pada Kamis (28/8) malam, yang menelan korban jiwa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan Kepala Negara di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (29/8/2025).

“Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan jaminan kehidupan bagi keluarga almarhum serta memberi perhatian khusus kepada orang tua, saudara, dan kerabatnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyatakan kekecewaan mendalam atas tindakan aparat yang dinilai berlebihan hingga menyebabkan insiden tersebut. Ia memastikan proses hukum akan ditegakkan secara adil dan transparan.

“Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan. Petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum,” tegasnya.

Kepala Negara juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan percaya pada langkah pemerintah. Ia menekankan bahwa semua keluhan masyarakat akan didengar dan ditindaklanjuti.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada terhadap pihak-pihak yang ingin membuat kerusuhan dan kekacauan. Hal itu tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan bangsa kita. Saat ini, bangsa kita sedang berbenah, mengumpulkan semua tenaga dan kekuatan untuk membangun,” jelasnya.

Presiden Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa penyampaian aspirasi tetap diperbolehkan, namun harus dilakukan dengan tertib dan sesuai aturan.

“Aspirasi yang sah, silakan disampaikan. Kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki,” pungkasnya.

Editor: Redaksi Inapos

 

5 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *