Jumat, April 17, 2026

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri Bazar Hemat PAM Jaya Tebus Murah Sembako
PemerintahDaerah

Rano Karno Gratiskan 2.000 Paket Sembako di Bazar Hemat PAM Jaya

INAPOS, JAKARTA.- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri Bazar Hemat PAM Jaya Tebus Murah Sembako yang digelar di Lapangan Futsal Tanah Merah, Jalan Kampung Bandan Raya, Kampung Muka, RW 04 Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (4/10/25).

Dalam kesempatan itu, Rano menggratiskan 2.000 paket sembako yang telah disiapkan PAM Jaya untuk masyarakat.

“Kegiatan bazar sembako ini bagian dari sosialisasi kegunaan air,” ujar Rano.

Rano menuturkan, di kawasan tersebut telah ada sekitar 2.000 pelanggan yang mengakses air bersih melalui jaringan pipanisasi PAM Jaya. Layanan ini dinilai sangat membantu perekonomian warga karena tidak perlu lagi membeli air pikulan yang harganya lebih mahal.

Selain di Ancol, Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan pipanisasi PAM Jaya dapat diperluas ke berbagai daerah lainnya. Rano menyampaikan, target besar pemerintah adalah seluruh wilayah Jakarta sudah terlayani jaringan air bersih PAM Jaya secara menyeluruh pada 2029 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Rano juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan perawatan tangki septic. Berdasarkan informasi dari PAL Jaya, baru sekitar 70 persen limbah air kotor di Jakarta yang berhasil diolah. Ia menekankan, penyedotan septic tank seharusnya dilakukan minimal tiga tahun sekali dan tidak boleh dikosongkan sepenuhnya untuk mencegah kerusakan.

“Kalau tidak disedot, bisa terjadi bencana. Di Pamulang pernah ada ledakan akibat septic tank penuh. Biaya penyedotan tentu jauh lebih murah dibanding biaya bencana,” tegasnya.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menambahkan bahwa sebelumnya kawasan Tanah Merah sudah terhubung dengan pipanisasi, hanya saja sempat terkendala debit air. Saat ini, perbaikan telah dilakukan dan tekanan air ditingkatkan hingga dua bar.

Arief juga mengungkapkan, pihaknya tengah membangun jaringan baru untuk 1.000 pelanggan tambahan di kawasan tersebut.

“Ditargetkan pengembangan layanan bisa rampung pada akhir Januari 2026. Saat ini cakupan layanan air bersih di DKI sudah mencapai 75 persen, dan kegiatan seperti ini menjadi bagian dari sosialisasi yang terus kita lakukan,” jelasnya.

Reporter: Agus

Editor: Redaksi Inapos 

 

57 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *