Kamis, April 16, 2026

Lokasi tanggul jebol di Desa Pamengkang. Ddn
Nasional

Tanggul Jebol di Pamengkang Belum Diperbaiki Permanen, Warga Cemas Ancaman Banjir Besar

INAPOS, KAB CIREBON.- Tanggul irigasi di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, yang jebol sejak Januari 2024, hingga kini belum mendapatkan perbaikan permanen.

Langkah sementara yang dilakukan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat hanya berupa penambalan dengan karung berisi tanah yang ditutupi plastik, langkah yang dinilai tidak memadai untuk menahan debit air tinggi, terutama di musim hujan.

Kepala Desa Pamengkang, Ujang Kosasih, mengkritik langkah pemerintah yang terkesan setengah hati.

“Mereka hanya menggunakan tanah bekas tanggul yang jebol dan menutupinya dengan plastik. Ini jelas tidak cukup kuat, apalagi hujan mulai sering turun,” ujarnya, Jumat (29/11/24).

Ujang mendesak Pemprov Jabar segera mengambil langkah konkret untuk mencegah potensi bencana yang lebih besar.

“Jika tanggul ini kembali jebol, air bisa meluap ke permukiman warga. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan warga,” tegasnya.

Keluhan serupa diungkapkan Disti, warga Perumahan Pamengkang, yang rumahnya beberapa kali terendam air akibat tanggul jebol.

“Setiap hujan deras, air meluap dan masuk ke rumah-rumah. Kondisi ini benar-benar mengganggu. Kami hanya bisa berharap ada perbaikan permanen segera,” katanya.

Hingga kini, belum ada kepastian anggaran untuk perbaikan tanggul tersebut. Warga khawatir bencana banjir besar akan datang jika pemerintah terus lamban bertindak.

“Apakah harus menunggu bencana dulu baru ada tindakan?” keluh warga.

Desa Pamengkang kini menggantungkan harapan pada Pemprov Jabar untuk segera turun tangan demi keselamatan dan kenyamanan mereka, sebelum musim hujan memperburuk situasi. (Ddn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *