Jumat, April 17, 2026

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana
Nasional

Pemenuhan Gizi Sejak Dini Dinilai Jadi Fondasi Utama Ciptakan Generasi Berkualitas

INAPOS, SUBANG.- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, menegaskan bahwa pemenuhan gizi sejak usia dini merupakan fondasi utama dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas di tengah tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dunia usaha yang semakin kompleks.

 

Menurut dr. Encep, kualitas sumber daya manusia ke depan sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak saat ini. Oleh karena itu, persoalan gizi tidak bisa ditawar dan harus menjadi perhatian serius semua pihak.

 

“Salah satu hal paling mendasar adalah memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal, lalu menjadi manusia-manusia yang berkualitas,” ujarnya kepada Inapos pada, Senin (26/1/26).

 

Selain melalui intervensi program pemerintah, dr. Encep juga menekankan pentingnya edukasi gizi seimbang kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya orang tua dan ibu. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mampu memilih serta menyiapkan makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi keluarga.

 

“Edukasi gizi seimbang sangat penting, khususnya bagi ibu, agar lebih tepat dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya,” jelasnya.

 

Ia berharap, edukasi gizi tidak hanya menyasar lingkungan keluarga, tetapi juga melibatkan pendidik serta tokoh masyarakat agar pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang dapat tersebar secara luas dan merata.

 

Lebih lanjut, dr. Encep menyoroti pentingnya ketersediaan pangan bergizi yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, hal tersebut hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, petani, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

 

“Ketersediaan pangan bergizi harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah, pengusaha, petani, tokoh masyarakat, dan para aktivis harus berkolaborasi agar pangan bergizi bisa tersedia dan terdistribusi dengan baik,” katanya.

 

Ia menambahkan, peran pengusaha juga sangat strategis dalam memastikan distribusi pangan bergizi dapat menjangkau masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas.

 

“Perlu ada program-program yang benar-benar menyentuh masyarakat kurang mampu agar kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi,” ujarnya.

 

Di akhir pernyataannya, dr. Encep mengajak seluruh pihak untuk memperkuat komitmen bersama agar ke depan tidak ada lagi anak-anak maupun ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi.

 

“Kita berharap tidak ada lagi generasi bangsa yang lahir dalam kondisi kekurangan gizi. Dengan kualitas gizi yang baik, anak-anak kita akan tumbuh sehat dan menjadi generasi penerus yang benar-benar berkualitas,” pungkasnya.

Reporter: Sita

Editor: Redaksi Inapos 

 

 

55 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *