Jumat, April 17, 2026

Kunjungan 12 pengusaha asal India ke Jawa Tengah. Foto: Er
DaerahEkonomi dan BisnisPemerintah

12 Pengusaha India Siap Investasi di Jawa Tengah

INAPOS, SEMARANG.- Sebanyak 12 pengusaha asal India mendapat tawaran langsung untuk berinvestasi di Provinsi Jawa Tengah. Mereka berasal dari berbagai sektor strategis, mulai dari tekstil, teknologi, kesehatan, hingga industri padat karya.

Kunjungan tersebut mengemuka saat Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah dan diterima Gubernur Ahmad Luthfi di Kompleks Kantor Gubernur, Semarang, Kamis (19/2/26).

Dalam pertemuan itu, Dubes India menyampaikan apresiasinya terhadap iklim investasi di Jawa Tengah yang dinilai kondusif dan stabil.

“Saya ingin mengapresiasi iklim investasi yang positif di Jawa Tengah. Ada stabilitas politik, sosial, dan ekonomi, dan saya memuji upaya Bapak Gubernur dalam mewujudkannya,” ujar Shri Sandeep Chakravorty.

Menurutnya, minat perusahaan India untuk menanamkan modal di Jawa Tengah terus meningkat. Bahkan saat ini, dua pabrik tengah dalam proses pembangunan dan diproyeksikan menyerap sekitar 700 hingga 800 tenaga kerja lokal.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengundang Gubernur Jawa Tengah untuk melakukan kunjungan balasan ke India guna memperkuat kerja sama dan menarik lebih banyak investor.

“Kami akan segera mengadakan road show dan mengajak Gubernur Jawa Tengah datang ke kota-kota penting di India,” tambahnya.

Shri Sandeep menilai, India dan Indonesia memiliki banyak kesamaan sebagai negara demokrasi besar dengan jumlah penduduk signifikan. India sendiri berpenduduk 1,4 miliar jiwa, sementara Indonesia merupakan negara terbesar keempat di dunia.

“Kedua negara sangat mirip dan memiliki peluang besar untuk saling belajar serta memperkuat hubungan ekonomi,” tegasnya.

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut hangat kedatangan para investor tersebut. Ia bahkan tampak berdialog langsung dengan sejumlah pengusaha India yang menunjukkan ketertarikan serius berinvestasi di Jawa Tengah.

“Kami berterima kasih kepada Yang Mulia Shri Sandeep Chakravorty yang telah bersama 12 pengusaha datang ke Jawa Tengah,” tutur Luthfi.

Ia mengungkapkan, India saat ini menjadi negara ke-17 dengan nilai investasi signifikan di Jawa Tengah, mencapai hampir Rp672 miliar hingga triwulan III tahun ini.

Bahkan dalam waktu dekat, sejumlah perusahaan India akan melakukan groundbreaking di kawasan industri strategis seperti Kawasan Industri Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang.

“Nilai investasinya mendekati setengah triliun atau sekitar 500 juta dolar AS di wilayah kita,” ungkap Luthfi.

Ke depan, Pemprov Jawa Tengah menawarkan peluang investasi di berbagai sektor unggulan, antara lain ekonomi hijau, layanan kesehatan dan profesionalisme tenaga medis, serta industri padat karya seperti garmen yang selama ini mendominasi wilayah tersebut.

Menurut Luthfi, masuknya investasi asing, termasuk dari India, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang kini mencapai 5,37 persen, melampaui rata-rata nasional.

“Jawa Tengah adalah provinsi yang ramah untuk berinvestasi. Stabilitas kami jaga, kemudahan perizinan kami dorong, dan tenaga kerja kami siapkan,” tegasnya.

Reporter: Ery

Editor: Redaksi Inapos 

 

62 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *