Sabtu, Mei 2, 2026

May Day di Jaksel Digelar Sederhana dan Penuh Kehangatan. Foto: Hms
DaerahSosial

May Day 2026 Jakarta Selatan Digelar Sederhana, Pemkot Santuni Anak Buruh Yatim

INAPOS, JAKARTA.- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 secara sederhana namun penuh makna di selasar Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (1/5/26).

Kegiatan ini menitikberatkan pada kepedulian sosial, peningkatan kesejahteraan pekerja, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh.

Acara tersebut dihadiri sekitar 200 buruh serta 130 anak dari keluarga pekerja yang berstatus yatim maupun piatu. Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta penyaluran santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris buruh.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, mengatakan konsep sederhana dipilih agar kegiatan May Day tahun ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pekerja, khususnya anak-anak buruh yang membutuhkan perhatian secara sosial dan ekonomi.

“Kami ingin kegiatan ini memiliki makna bagi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, kami menggandeng berbagai mitra untuk berkolaborasi membantu mereka,” ujarnya.

Ali menambahkan, peringatan Hari Buruh 2026 juga menjadi momentum untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan yang saat ini berkembang di lapangan. Hasil diskusi tersebut nantinya akan dibawa ke tingkat provinsi sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.

“Kami terus berkomunikasi dan berkoordinasi antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah. Berbagai masukan dari lapangan akan kami sampaikan ke tingkat lebih tinggi agar menjadi bahan kebijakan,” katanya.

Selain itu, Ali juga mengajak para pekerja untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pelatihan yang telah disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, tersedia banyak pelatihan keterampilan dan kursus teknis yang digelar Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Selatan serta Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan.

“Berbagai fasilitas peningkatan kapasitas SDM telah tersedia. Kami berharap para pekerja dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kompetensi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Selatan, Syamwil, menjelaskan bahwa peringatan May Day 2026 mengusung tema “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama” dengan tagline “Kemajuan Bersama Mewujudkan Industri dan Kesejahteraan Pekerja.”

Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan harus diwujudkan bersama.

“Kesederhanaan kegiatan ini mencerminkan nilai untuk tetap bersyukur, bekerja dengan jujur, serta mengutamakan kebersamaan dalam menghadapi situasi yang tidak menentu,” jelasnya.

Syamwil juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi, membangun komunikasi terbuka, serta memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.

“Kepada para pekerja, tingkatkan kompetensi dan profesionalisme. Untuk pengusaha, terus berinovasi sekaligus memperhatikan kesejahteraan pekerja. Sementara pemerintah diharapkan menghadirkan kebijakan yang adil, adaptif, dan seimbang antara pertumbuhan industri serta perlindungan tenaga kerja,” tandasnya.

Reporter: Agus

Editor: Redaksi Inapos 

 

62 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *